Prabowo Peluk Hangat PM Modi di YIA Jelang Kepulangan
Presiden Prabowo Subianto mengantar kepulangan Perdana Menteri India Narendra Modi dan memberikan pelukan hangat di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), setelah rangkaian kunjungan kenegaraan yang berlangsung di Indonesia.
Prosesi perpisahan di Bandara YIA
Kedua pemimpin tiba di YIA sekitar pukul 13.30 WIB. Setibanya, mereka turun dari kendaraan masing-masing, saling menyapa, dan berdialog singkat di bawah anak tangga pesawat.
Usai percakapan singkat itu, Presiden Prabowo memeluk PM Modi sebagai tanda perpisahan. Setelah pelukan, PM Modi menyampaikan salam namaste kepada Presiden Prabowo, yang kemudian dibalas oleh Presiden Prabowo sebelum PM Modi menaiki pesawat.
PM Modi menyampaikan salam namaste kepada Presiden Prabowo sebelum berangkat.
Ringkasan agenda kunjungan
Perdana Menteri Narendra Modi memulai kunjungan sejak Senin, 6 Juli 2026. Selama kunjungan kenegaraan, Modi menjalani beberapa agenda penting bersama Presiden Prabowo dan pejabat Indonesia.
- Pada Selasa, 7 Juli 2026, PM Modi mengunjungi Istana Merdeka, Jakarta, untuk pertemuan bilateral membahas kerja sama strategis antara kedua negara.
- Hari yang sama, Presiden Prabowo dan PM Modi menghadiri acara di Gedung DPR RI, Senayan, serta menghadiri Indian Community Reception di Jakarta Convention Center (JCC) pada malamnya.
- Selanjutnya, pada Rabu, 8 April 2026, kedua pemimpin bertolak ke Yogyakarta untuk melanjutkan agenda bersama.
Fokus kerja sama: pelestarian budaya
Salah satu poin penting kunjungan adalah penguatan kerja sama bidang pelestarian budaya. Hal ini tercermin saat kunjungan kedua pemimpin ke Candi Prambanan, di mana kedua negara sepakat memperkuat kemitraan dalam konservasi dan restorasi cagar budaya.
Dampak dan prospek kerja sama
Perpisahan hangat di YIA menutup kunjungan kenegaraan yang menegaskan hubungan bilateral Indonesia-India. Kesepakatan di bidang budaya membuka ruang kolaborasi teknis, pertukaran keahlian, dan proyek restorasi bersama di masa depan.
Kunjungan ini juga memperkuat hubungan politik dan diplomasi, serta dapat mendorong kerja sama lebih luas di sektor ekonomi dan pendidikan seiring tindak lanjut dari pertemuan bilateral yang telah berlangsung.
Catatan kronologi: Kedatangan, pertemuan bilateral, acara di DPR dan JCC, kemudian perjalanan ke Yogyakarta menjadi rangkaian kunjungan yang berujung pada prosesi perpisahan di Bandara Internasional Yogyakarta.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
TNI 'All Out' Tangani Gempa NTT, 7.912 Personel Dikerahkan
TNI kerahkan 7.912 personel dan 27 alutsista serta menyalurkan total 825,585 ton bantuan untuk penanganan ge...
Sumbar Kirim 2,12 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT
Pemprov Sumbar mengirim 2,12 ton rendang ke NTT pada 25 Agustus 2026 sebagai bantuan pangan bagi korban gemp...
Gempa NTT: BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan hingga 26 Agustus
BMKG mencatat 7.492 gempa susulan di NTT hingga 26 Agustus; BNPB laporkan 103 tewas, 1.666 luka, dan 185.131...
Sejarah Pos Indonesia: Dari Batavia 1746 hingga Jaringan 24 Ribu Titik
Pos Indonesia diperingati setiap 26 Agustus, menandai kantor pos pertama di Batavia (1746) dan perkembangan...
Fahira Ungkap 6 Urgensi RUU Perampasan Aset
Fahira Idris sebut enam urgensi percepatan RUU Perampasan Aset; target pengesahan Desember 2026 untuk perkua...
Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Dapat Bintang Kehormatan
Presiden Prabowo menyebut pimpinan Danantara layak mendapat bintang kehormatan karena berhasil menekan keboc...