Dolly Parton Meninggal di Usia 80, Ikon Musik Country Amerika
Dolly Parton, penyanyi dan penulis lagu country asal Amerika yang lahir di Tennessee, meninggal dunia pada usia 80 tahun, kata keluarga pada Selasa. Keluarga belum merinci penyebab kematian. Parton terkenal lewat lagu seperti "Jolene", "Coat of Many Colors", dan "I Will Always Love You".
Pengumuman keluarga dan reaksi publik
Nepotnya, Bryan Seaver, menyampaikan kabar duka melalui video di media sosial. Ia menyebut Parton telah "hidup dalam terang" dan kini "di pelukan Yesus."
"Dolly has lived in the light and is in the arms of Jesus," Bryan Seaver.
Seaver juga menilai karya dan karier Parton telah membuka pintu bagi generasi baru musisi dan pemimpi dari berbagai latar belakang. Reaksi nasional datang cepat; Presiden Donald Trump memerintahkan bendera AS diturunkan setengah tiang selama seminggu untuk menghormati Parton dan menyebut kepergiannya sebagai "kehilangan sejati bagi jutaan orang."
"There has never been anyone like her, and never will," tulis Donald Trump di platformnya.
Kondisi kesehatan terakhir dan pembatalan tur
Dalam beberapa bulan terakhir, Parton sempat mengumumkan pembatalan serangkaian konser di Las Vegas karena masalah kesehatan yang masih ditangani. Ia mengatakan pengobatan berjalan baik, namun belum siap kembali ke panggung.
Karier singkat: dari Tennessee ke puncak dunia musik
Parton tumbuh dalam kemiskinan di Tennessee dan pindah ke Nashville sehari setelah lulus SMA untuk meniti karier musik. Pada 1967, saat berusia 21 tahun, namanya sudah dikenal luas setelah bergabung dengan acara televisi country Porter Wagoner.
Selama karier yang membentang enam dekade, Parton menulis sekitar 3.000 lagu, merilis 49 album studio serta lebih dari 100 album kompilasi dan kolaborasi. Beberapa lagu terkenalnya antara lain:
- "Jolene"
- "Coat of Many Colors"
- "9 to 5"
- "Islands in the Stream"
- "I Will Always Love You" (versi Whitney Houston yang mendunia)
Gaya dan kerja kerasnya membuat Parton mendapat gelar "queen of country music" dan diakui sebagai figur penting dalam budaya Amerika serta inspirasi bagi penyanyi dari berbagai genre.
Warisan dan pengaruh
Menurut keluarganya, Parton "membuka pintu" bagi banyak orang dalam industri musik. Karyanya di-cover oleh artis seperti Shania Twain, Sinéad O'Connor, dan bahkan band rock seperti The White Stripes, menegaskan jangkauan dan pengaruh lintas genre.
"By her example, we believed that anything was possible. She never saw a door she couldn't open, and the doors she opened made and changed history," ujar Bryan Seaver.
Kepergian Dolly Parton menutup salah satu bab paling berpengaruh dalam sejarah musik populer Amerika, dan meninggalkan warisan lagu serta prestasi yang akan terus dikenang.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Wanita di Bandar Lampung Menangis saat Buaya Muara 2 Meter Diambil
Seorang wanita di Bandar Lampung menangis saat petugas mengevakuasi buaya muara ~2 meter yang dipelihara sej...
Koster Tetapkan Batas: Semua Papan Nama di Bali Wajib Aksara Bali hingga Apr 2027
Gubernur Bali Wayan Koster memberi tenggat akhir April 2027 bagi pemasangan aksara Bali pada papan nama publ...
PPBN 2026 Siapkan Generasi Muda Jadi Duta Pelestari Batik
PPBN 2026 angkat tema Batik Derawan dan Maratua; ajang ini membekali generasi muda jadi duta budaya lewat ka...
HBRC Bandung Rayakan Anniversary ke-17 di Ciwidey
HBRC Bandung merayakan Anniversary ke-17 di Ciwidey dengan sekitar 1.000 peserta, memperkuat ikatan komunita...
BRI Junio x MLBB: Kartu Debit Edisi Khusus dan Beragam Benefit
BRI berkolaborasi dengan Mobile Legends luncurkan BRI Junio: kartu debit edisi khusus, hadiah collectible, c...
Pemerintah Larang Konser Israel Houghton di Jakarta karena Isu Keamanan
Pemerintah melarang konser Israel Houghton di Jakarta 24 Okt 2026 karena kekhawatiran keamanan dan dugaan du...