Renstra RRI Tak Jamin Keberhasilan, Kata Dirut Hendrasmo
Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo mengingatkan bahwa rencana strategis (renstra) yang baik tidak otomatis menjamin organisasi mencapai tujuannya. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Workshop Implementasi Renstra 2025–2029 dan Evaluasi Kinerja Semester I 2026 di Jakarta Selatan, Rabu, 8 Juli 2026. Menurutnya, kunci keberhasilan adalah implementasi strategi yang konsisten dan melibatkan seluruh pegawai.
Kegagalan bukan hanya soal dokumen
Hendrasmo menjelaskan banyak organisasi menyusun visi, tujuan, dan renstra yang sangat baik. Namun dokumen tersebut sering berhenti di atas kertas sehingga target tidak tercapai. Ia menyebut kegagalan berawal dari lemahnya komunikasi pimpinan kepada staf tentang urgensi tujuan yang ingin dicapai.
Banyak perusahaan, organisasi, lembaga itu memiliki renstra sangat bagus, visi sangat ekselen, tujuan sangat sempurna. Tetapi banyak juga yang gagal untuk mencapainya
Peran pimpinan dan keterlibatan seluruh insan organisasi
Menurut Hendrasmo, pimpinan harus aktif menjelaskan mengapa tujuan itu penting agar pegawai keluar dari zona nyaman. Tanpa pemahaman bersama, strategi sulit dijalankan hingga ke jenjang terendah organisasi.
Pimpinan yang punya tugas itu tidak pernah menyampaikan kenapa kita harus mencapai tujuan itu, sudah berada dalam zona nyaman. Tidak menjelaskan kenapa kita ini harus terpercaya, kenapa kita harus relevan, kenapa kita harus berdampak
Ia menegaskan bahwa transformasi tidak bisa hanya mengandalkan direksi atau kepala satuan kerja. Harus ada gerakan kolektif yang menjangkau seluruh tingkatan organisasi.
Maka kita harus mengajak, menggerakkan semua yang sampai ke bawah. Ini tidak akan tercapai hanya di level direksi atau apalagi kasatker, ini harus sampai ke bawah semuanya harus terlibat
Strategi quick wins dan pembentukan budaya kerja
Hendrasmo menyarankan organisasi menciptakan quick wins agar perubahan segera dirasakan. Keberhasilan awal tersebut perlu diperkuat secara berkelanjutan sehingga menjadi kebiasaan dan tradisi dalam organisasi.
Dengan melembagakan langkah-langkah yang berhasil, RRI diharapkan jadi media yang terpercaya, relevan, berdampak, dan menginspirasi nilai-nilai keindonesiaan.
Implikasi dan langkah ke depan
Pernyataan ini menempatkan fokus pada implementasi dan budaya kerja sebagai penentu sukses renstra 2025–2029. Bagi RRI, tantangan berikutnya adalah memastikan komunikasi tujuan, pelibatan seluruh unit, dan pencapaian quick wins menjadi bagian dari praktik organisasi sehari-hari.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sejarah Pos Indonesia: Dari Batavia 1746 hingga Jaringan 24 Ribu Titik
Pos Indonesia diperingati setiap 26 Agustus, menandai kantor pos pertama di Batavia (1746) dan perkembangan...
Fahira Ungkap 6 Urgensi RUU Perampasan Aset
Fahira Idris sebut enam urgensi percepatan RUU Perampasan Aset; target pengesahan Desember 2026 untuk perkua...
Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Dapat Bintang Kehormatan
Presiden Prabowo menyebut pimpinan Danantara layak mendapat bintang kehormatan karena berhasil menekan keboc...
Maulid Nabi 1448 H: Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
Maulid Nabi 1448 H pada 25 Agustus 2026 dijadikan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan meneladani...
Prabowo Jadikan PLTS 100 GWp Pilar Kemandirian Energi
Presiden Prabowo luncurkan Program PLTS 100 GWp di Bali sebagai langkah kemandirian energi, dipadukan dengan...
PU Kerahkan Pompa dan Air Tangani Karhutla di Kalteng & Malut
Kementerian PU mengerahkan pompa, personel, dan pasokan air untuk memadamkan karhutla di Kalimantan Tengah d...