Next Step Perkuat Konektivitas Indonesia-Tiongkok lewat Perdagangan
Next Step memperluas konektivitas Indonesia dan Tiongkok melalui perdagangan dan pendidikan dengan fokus mendampingi UMKM menembus pasar ekspor. Inisiatif ini digerakkan oleh Assed Lussak dan diumumkan di Jakarta, 8 Juni 2026.
Perluasan konektivitas perdagangan
Perusahaan membantu pelaku usaha memperoleh produk dari Tiongkok dan menyiapkan produk lokal agar kompetitif di pasar internasional. Assed menilai potensi ekspor ke Tiongkok sangat besar karena pasar itu memiliki sekitar 1,4 miliar konsumen.
Pendampingan UMKM dan kantor perwakilan
Next Step memberi pendampingan menyeluruh bagi UMKM. Pendampingan dimulai dari analisis potensi produk hingga pencarian mitra bisnis dan penyusunan dokumen kerja sama.
- Analisis potensi produk
- Pencarian mitra bisnis di Tiongkok
- Penyusunan dan fasilitasi dokumen kerja sama
- Sourcing produk dan logistik dasar
Hingga kini, sekitar sepuluh pelaku usaha telah difasilitasi. Nilai transaksi masing-masing disebutkan melampaui Rp1 miliar per bulan. Untuk memperkuat layanan, Next Step membuka kantor perwakilan resmi di Shanghai.
Layanan pendidikan dan akses beasiswa
Selain perdagangan, perusahaan mengembangkan layanan konsultasi pendidikan yang membuka akses studi ke berbagai universitas di Tiongkok. Layanan ini mencakup:
- Konsultasi pemilihan jurusan
- Pencarian dan pengajuan beasiswa
- Pendampingan proses pendaftaran program studi
Latar belakang pendiri dan misi sosial
Assed Lussak adalah alumnus Hubungan Internasional UGM yang pernah menerima National Champion Scholarship dari Tanoto Foundation. Ia berpengalaman di perusahaan konsultan bisnis dan komunikasi, yang memperluas pemahamannya tentang pembangunan daerah.
Assed juga aktif dalam kegiatan sosial melalui Yayasan Tunas Bakti Nusantara. Program yayasan dilaksanakan di Poso dan Nusa Tenggara Barat, dengan kegiatan yang disesuaikan kebutuhan lokal.
“Kami mendampingi pelaku usaha sejak mengenal pasar hingga dokumen kerja sama. Kami ingin UMKM lebih percaya diri menembus pasar Tiongkok,” kata Assed.
Dampak dan prospek
Langkah Next Step berpotensi membuka jalur ekspor baru bagi pelaku usaha kecil menengah. Kombinasi layanan perdagangan dan pendidikan diharapkan memperkuat kapabilitas SDM dan daya saing produk nasional di pasar Tiongkok.
Ke depan, keberlanjutan program akan bergantung pada kapasitas pendampingan, jaringan mitra di Tiongkok, dan adaptasi produk lokal terhadap preferensi pasar internasional.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Beasiswa TELADAN Cohort 2027 dari Tanoto Foundation Dibuka
Tanoto Foundation membuka pendaftaran Beasiswa TELADAN Cohort 2027 (1 Juli–7 Sept 2026) dengan dukungan biay...
NASA Alihkan 42 Hektare Hutan untuk Konservasi Patuxent
NASA mengalihkan 105 acre (42 ha) Area 400 di Goddard ke Patuxent Research Refuge untuk memperluas kawasan k...
Nancy Grace Roman Rampungkan Tahap Penting Jelang Peluncuran
NASA rampungkan inspeksi dan integrasi Teleskop Nancy Grace Roman di Kennedy, mempercepat misi sekitar sembi...
Euclid Temukan 31 Quasar Purba, Dua Berusia 670 Juta Tahun
Teleskop Euclid menemukan 31 quasar purba, termasuk dua quasar tertua yang terbentuk sekitar 670 juta tahun...
Astronaut ISS Teliti Tulang Rawan dan Persiapan Pergantian Kru
Kru ISS meneliti rekayasa tulang rawan dan sistem tekanan darah di mikrogravitasi sambil mempersiapkan perga...
BRIN dan ISRO Jajaki Pembangunan Bandara Antariksa di Biak
BRIN dan ISRO bersinergi membangun bandara antariksa, dengan Biak sebagai kandidat utama; master plan 2026 d...