Nancy Grace Roman Rampungkan Tahap Penting Jelang Peluncuran
NASA baru-baru ini menyelesaikan serangkaian tahapan penting pada Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman di Kennedy Space Center, Florida. Langkah itu mencakup pemindahan dari posisi horizontal ke vertikal, rangkaian inspeksi, dan integrasi yang membuat misi bergerak sekitar sembilan bulan lebih cepat dari jadwal semula.
Pemindahan, inspeksi, dan pengujian
Di fasilitas perakitan, tim insinyur mengangkat teleskop dari posisi tidur ke posisi tegak sebagai awal rangkaian pemeriksaan. Proses ini menandai dimulainya inspeksi menyeluruh dan pengujian fungsi tiap sistem instrumen sebelum integrasi akhir.
Pengujian meliputi pemeriksaan mekanik dan verifikasi fungsi elektronik untuk memastikan semua subsistem siap menghadapi kondisi peluncuran dan operasi di orbit.
Transportasi dan persiapan fasilitas
Teleskop dikirim sebelumnya dari Goddard Space Flight Center di Maryland menggunakan kontainer khusus berpengendali suhu. Setibanya di Kennedy, observatorium dipindahkan ke Payload Hazardous Servicing Facility untuk pemeriksaan lanjutan.
Tim teknisi melakukan pembersihan tambahan di ruang fasilitas untuk mengeliminasi potensi kontaminan yang dapat merusak instrumen optik dan sensor. Setelah pembersihan, kemasan dibuka dan teleskop ditegakkan di ruang perakitan untuk tahap integrasi berikutnya.
Kemampuan ilmiah dan tujuan misi
Teleskop ini dinamai untuk menghormati astronom Nancy Grace Roman, yang dikenal sebagai salah satu pelopor program observasi di NASA. Dibandingkan Teleskop Hubble, bidang pandang Nancy Grace Roman diperkirakan setidaknya 100 kali lebih luas.
Kemampuan bidang pandang luas itu memungkinkan misi mengamati area langit yang jauh lebih besar dan mengumpulkan data dalam jumlah besar, sehingga mempercepat studi kosmologi dan evolusi galaksi.
- Memetakan dan mempelajari energi gelap
- Menginvestigasi distribusi materi gelap
- Memahami proses pembentukan galaksi
Jadwal peluncuran dan prospek
NASA bekerja sama dengan SpaceX menargetkan peluncuran paling cepat pada 30 Agustus 2026 menggunakan roket Falcon Heavy dari Launch Complex 39A. Jika semua tahapan akhir berjalan lancar, misi ini diperkirakan membuka era baru pengamatan kosmik dengan cakupan yang belum pernah dicapai sebelumnya.
Keberhasilan persiapan dan pengujian saat ini memperkuat prospek bahwa teleskop akan siap diluncurkan sesuai target dan mulai memberikan data baru yang penting bagi pemahaman tentang alam semesta.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
BRIN Siapkan Teknologi Hadapi Karhutla: Deteksi Api & Hujan Buatan
BRIN menyiapkan GEOMIMO, Dumakron, dan flare untuk mendeteksi titik api dan memicu hujan buatan menghadapi k...
kUotamasya by.U 2026: Beli Paket 12 GB Rp50.000, Berkesempatan Ikut Trip
kUotamasya by.U 2026: beli paket 12 GB Rp50.000 dan berkesempatan ikut trip ke Bulukumba, Bintan, Lasem, Nuc...
Teleskop Roman Selesai Flight Readiness Review, Target Peluncuran 30 Agustus
Flight Readiness Review teleskop Roman rampung; peluncuran ditargetkan 30 Agustus 2026 menggunakan roket Fal...
Gerhana Bulan Sebagian 27–28 Agustus 2026 Capai 96,3%
Gerhana Bulan sebagian 27–28 Agustus 2026 mencapai 96,3% umbra; terlihat dari Amerika, Eropa, Afrika, dan se...
Presiden Trump Anugerahkan Medali pada Kru Artemis II
Presiden Trump menganugerahi Congressional Space Medal of Honor kepada kru Artemis II pada 28 Agustus 2026 d...
Kru Artemis III Mulai Pelatihan Intensif Jelang Peluncuran 2027
Kru Artemis III mulai pelatihan intensif sejak 10 Juni 2026 untuk mempersiapkan operasi Orion dan rendezvous...