Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Dapat Bintang Kehormatan
Presiden Prabowo Subianto menyatakan pimpinan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) layak menerima bintang tanda kehormatan karena peran mereka menekan kebocoran keuangan negara dan meningkatkan laba BUMN. Pernyataan itu disampaikan saat peluncuran dan groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.
Prabowo singgung pencapaian Danantara
Dalam sambutannya, Presiden menilai capaian Danantara menunjukkan perbaikan signifikan dalam pengelolaan BUMN. Ia menyoroti langkah-langkah yang menghentikan kebocoran anggaran dan memperbaiki kinerja perusahaan negara.
"Selama ini kita hentikan kebocoran-kebocoran itu, kita belum puas, kita harus lebih keras lagi mengelola semua keuangan. Sebagai contoh prestasi Danantara, menurut saya membanggakan,"
Kenaikan laba BUMN di bawah pengelolaan Danantara
Prabowo menyebut dalam kurun kurang dari dua tahun, pendapatan yang dikelola Danantara untuk BUMN meningkat ratusan persen. Beberapa perusahaan yang bertahun-tahun merugi kini mulai mencatat keuntungan.
"Dalam kurang 2 tahun penghasilan ... naik ratusan persen. Beberapa BUMN yang belasan tahun, puluhan tahun rugi, sekarang mulai untung, naiknya kadang-kadang di luar yang bisa kita duga."
Alasan pemberian penghargaan
Presiden mengaitkan keberhasilan itu dengan kualitas kepemimpinan di Danantara. Menurutnya, pimpinan menunjukkan integritas dan leadership yang kuat serta cinta tanah air, sehingga layak mendapat apresiasi negara.
"Ini karena kepemimpinan, ini karena leadership, ini karena pimpinan Danantara jujur punya rasa cinta tanah air yang besar. Saya besar hati dengan capaian-capaian yang telah kita capai,"
"Saya kira pimpinan Danantara pantas mendapat bintang tanda kehormatan dari negara,"
Pejabat yang hadir
Acara tersebut dihadiri sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, menunjukkan dukungan kabinet terhadap program energi terbarukan dan penguatan BUMN.
- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
- Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani
- Menteri Koperasi Ferry Juliantono
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
- Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita
- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
- Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo
- Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri
- CTO Danantara Sigit P.
Dengan mengaitkan keberhasilan ekonomi BUMN dan program energi baru terbarukan, pernyataan Presiden membuka ruang diskusi lebih lanjut soal apresiasi negara terhadap pimpinan lembaga investasi negara serta implikasinya pada tata kelola BUMN ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
MenHAM Usulkan Pusat Komando Bencana NTT Dipindah ke Flores
MenHAM Natalius Pigai usulkan pusat komando tanggap darurat NTT dipindah ke Flores agar koordinasi dan distr...
Stok Beras Pemerintah 5,1 Juta Ton, Bantuan untuk NTT Berlanjut
Bapanas memastikan stok CBP mencapai 5,1 juta ton dan penyaluran bantuan beras ke NTT diperluas, total aloka...
Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Minyak dan LPG
Presiden Prabowo menargetkan penghentian impor minyak dan LPG secepatnya saat meluncurkan Program PLTS 100 G...
Basarnas Siaga Pastikan Keselamatan Wisatawan di Labuan Bajo
Basarnas memastikan kesiapsiagaan SAR di Labuan Bajo pascagempa 7,7 Flores, meninjau personel, alut, dan koo...
KemenHAM Perluas Pendidikan HAM ke Puluhan Ribu Warga
Kementerian HAM memperluas pendidikan HAM ke puluhan ribu warga di beberapa daerah pada 25 Agustus 2026 untu...
Presiden Targetkan PLTS 100 GWp Rampung dalam 3 Tahun
Presiden minta PLTS 100 GWp selesai dalam tiga tahun atau lebih cepat untuk memperkuat kemandirian energi na...