Luis Enrique Kritik Rentannya Lini Belakang PSG Jelang Lille
Luis Enrique mengkritik konsentrasi lini belakang Paris Saint-Germain (PSG) menjelang laga tandang melawan Lille pada Jumat, 28 Agustus 2026. Pelatih itu menyorot kerentanan tim dalam mengantisipasi serangan balik cepat lawan, setelah PSG belum meraih kemenangan di awal musim.
Kritik pada sektor pertahanan
Enrique menilai masalah utama adalah transisi defensif yang belum stabil. Dalam dua laga awal, PSG kebobolan pada momen-momen transisi sehingga hasil optimal sulit diraih. Penyerang Ferran Torres sempat menyelamatkan satu poin dengan mencetak dua gol saat imbang 2-2 melawan Rennes.
Transisi adalah kekuatan kami selama tiga musim, dan kami harus menjaga konsentrasi di setiap posisi ini. Jika tak konsentrasi, situasi bisa menjadi masalah,
Hasil awal musim dan dampaknya
Selain hasil imbang melawan Rennes, PSG juga menelan kekalahan 0-1 dari Lens pada laga Super Cup. Terbatasnya durasi latihan pramusim disebut Enrique sebagai faktor yang mempersempit waktu adaptasi skuad.
Daftar singkat hasil PSG awal musim:
- Imbang 2-2 vs Rennes
- Kalah 0-1 vs Lens (Super Cup)
Masalah serangan balik dan kondisi pemain
Enrique menekankan bahwa bukan hanya skema serangan balik yang jadi masalah, tetapi juga kecepatan dan kualitas pemain depan lawan yang menyulitkan antisipasi. Ia menyebut pergerakan penyerang Rennes sulit diprediksi sehingga lini belakang harus bekerja lebih terstruktur.
Serangan balik bukan satu-satunya masalah. Kualitas dan kecepatan pemain depan Rennes juga berbahaya serta sulit diantisipasi,
Dalam laga melawan Rennes, Ousmane Dembélé ditarik keluar pada babak kedua karena mengalami kelelahan fisik. Kondisi itu mempertegas kebutuhan rotasi dan manajemen kebugaran pemain menjelang jadwal padat.
Jelang laga kontra Lille
PSG akan menjalani pertandingan tandang ke markas Lille pada Jumat, 28 Agustus 2026. Enrique meminta evaluasi cepat agar tim kembali ke performa terbaik di kompetisi domestik. Pelatih berharap koreksi pada aspek konsentrasi dan transisi bisa memperbaiki kebobolan di momen krusial.
Dengan jadwal yang ketat dan tekanan mempertahankan gelar, PSG harus menemukan solusi teknis dan mental secepatnya agar performa tim konsisten sepanjang musim.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
LASK Singkirkan Celtic 5-1 di Linz, Lolos ke Fase Grup
LASK menyingkirkan Celtic 5-1 setelah perpanjangan waktu di Linz (26/8/2026), menang agregat 5-4 dan lolos k...
MU Rekrut Carlos Baleba senilai £70 Juta
Manchester United merekrut Carlos Baleba dari Brighton seharga £70 juta pada 26 Agustus 2026 untuk memperkua...
Timnas Basket Putra Siap Tempur di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029
Timnas Basket Putra Indonesia akan berlaga di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 di Seremban, Malaysia, 24 A...
Srikandi Merdeka Cup 2026 Jadi Ruang Berkembang Garuda Pertiwi
Garuda Pertiwi pakai Srikandi Merdeka Cup 2026 sebagai ajang pengembangan pemain muda U-16 dengan jam terban...
Timnas Basket Putra Gelar Empat Uji Coba Jelang Pra-Kualifikasi FIBA 2029
Timnas Basket Putra menggelar empat uji coba di Dewa United Arena untuk mematangkan chemistry jelang Pra-Kua...
TC Prancis Jadi Bekal Berharga bagi Garuda Pertiwi
TC di Clairefontaine jadi bekal Garuda Pertiwi U-17; pemain sebut pengalaman tingkatkan disiplin dan pemaham...