LASK Singkirkan Celtic 5-1 di Linz, Lolos ke Fase Grup
LASK menyingkirkan Celtic dari Liga Champions usai menang 5-1 di Linz setelah perpanjangan waktu, Rabu 26 Agustus 2026. Hasil itu membuat agregat menjadi 5-4 dan memastikan LASK melaju ke babak penyisihan grup, sementara Celtic turun ke Liga Eropa UEFA.
Jalannya pertandingan
Callum McGregor membuka keunggulan untuk Celtic pada babak pertama melalui umpan dari Yang Hyun-jun. LASK membalas sebelum jeda lewat gol Musa Usor yang memanfaatkan kesalahan back pass dari Benjamin Nygren.
Memasuki babak kedua, LASK mengambil alih permainan. Robert Ljubicic dan Samuel Adeniran mencetak gol untuk membalikkan keadaan, termasuk tendangan spektakuler Adeniran dari jarak sekitar 30 yard. Pada tambahan waktu normal, Florian Flecker menyamakan agregat dan memaksa pertandingan ke perpanjangan waktu.
Perpanjangan waktu dan momen krusial
Di babak tambahan, Samuel Adeniran mencetak gol keduanya yang membuat LASK unggul untuk pertama kali di laga ini. Adeniran kemudian mendapat peluang dari titik penalti yang berpotensi melengkapi hat-trick, tetapi eksekusinya digagalkan oleh kiper Celtic, Sinisalo.
LASK bertahan rapat hingga peluit akhir untuk meraih kemenangan luar biasa di Linz.
Rangkuman gol
- Callum McGregor — Celtic (babak pertama)
- Musa Usor — LASK (sebelum jeda)
- Robert Ljubicic — LASK (babak kedua)
- Samuel Adeniran — LASK (babak kedua)
- Florian Flecker — LASK (tambahan waktu)
- Samuel Adeniran — LASK (perpanjangan waktu)
Dampak dan konteks
Kekalahan ini menghentikan keunggulan agregat 3-0 yang sebelumnya dimiliki Celtic dari leg pertama. Bagi Celtic, hasil ini menjadi salah satu kegagalan paling menyakitkan dalam sejarah mereka di kompetisi Eropa dan memastikan tim asuhan Martin O'Neill harus melanjutkan musim di Liga Eropa UEFA.
Sementara itu, LASK merayakan lolos yang bersejarah. Klub Austria itu akan mengikuti undian fase grup Liga Champions pada hari Kamis. Menurut catatan pertandingan ini, LASK menjadi tim Austria pertama yang tampil di fase liga Liga Champions, sekaligus mencatat comeback besar di pentas Eropa.
Kesimpulannya, LASK menunjukkan semangat juang dan efektivitas di saat krusial, sedangkan Celtic menerima pelajaran keras tentang risiko pertandingan dua leg dalam kompetisi Eropa.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...