TC Prancis Jadi Bekal Berharga bagi Garuda Pertiwi
Timnas Putri U-17 menjalani training center di National Football Centre Clairefontaine, Prancis pada 3-9 Mei 2026 sebagai persiapan internasional. TC ini memberi pengalaman konkret tentang metode latihan, disiplin, dan tuntutan sepak bola level internasional.
TC di Clairefontaine
Pemusatan latihan berlangsung di fasilitas pembinaan elit Prancis. Para pemain mendapat kesempatan mengenal lingkungan latihan profesional dan standar teknis yang tinggi. Kegiatan ini berlangsung selama satu pekan dan menjadi bagian dari program pengembangan jangka panjang tim.
Pelajaran dan pengalaman pemain
Pemain muda menyebut TC di Prancis sebagai pengalaman berharga yang memperkaya pemahaman permainan. Mereka menyoroti aspek metode latihan, disiplin, dan gambaran tuntutan pertandingan internasional sebagai pembelajaran penting.
Terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir dan Bu Vivin karena sudah memberikan aku kesempatan untuk mendapatkan pengalaman waktu TC di Paris
Ungkapan itu berasal dari Nafeeza Ayasha Nori yang menyatakan TC memberi banyak pelajaran baru. Nafeeza menambahkan bahwa pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya bersama Garuda Pertiwi.
Karena itu aku bisa belajar banyak hal-hal baru di sana
Kesya Arabela Manisya Nian juga menilai TC di Prancis sebagai kesempatan istimewa yang tidak dimiliki semua pemain. Ia menyampaikan rasa syukur atas kesempatan tersebut dan menekankan nilai pengalaman bagi perkembangan individu dan tim.
Saya dan teman-teman sangat bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk menjalani TC di Prancis
Menurut saya itu sangat berharga karena tidak semua pemain mendapatkan kesempatan seperti itu
Dampak pada Srikandi Merdeka Cup 2026
Pengalaman di Clairefontaine menjadi bekal saat Garuda Pertiwi berlaga di Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia mengirim dua tim U-16, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, dalam turnamen yang diikuti tujuh negara.
Garuda Pertiwi tampil hingga fase final namun kalah 0-1 dari Thailand. Meski demikian, pengalaman TC di Prancis dinilai memperkuat kesiapan tim menghadapi persaingan internasional dan menjadi modal evaluasi teknis ke depan.
Kesimpulannya, TC di Clairefontaine memberi nilai tambah praktis bagi pemain muda Indonesia. Pengalaman ini diharapkan berkontribusi pada perkembangan kemampuan individual dan kolektif tim di kompetisi internasional selanjutnya.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Voli Putri Indonesia Lolos Perempat Final AVC Setelah Kalahkan Australia
Timnas voli putri Indonesia lolos ke perempat final AVC 2026 setelah menang 3-0 atas Australia di Tianjin, m...
Chiara Handoyo Comeback ke 32 Besar Pontianak International Challenge
Chiara Marvella Handoyo melaju ke 32 besar Pontianak International Challenge 2026 setelah menang 21-12, 21-1...
Klay Thompson Gabung Miami Heat, Senjata Baru dari Garis Tiga
Klay Thompson resmi gabung Miami Heat dengan kontrak dua tahun senilai 11,5 juta dolar untuk memperkuat lini...
Sabalenka Terancam Kehilangan Peringkat 1, Wajib Juara di US Open 2026
Sabalenka terancam kehilangan peringkat satu dunia setelah US Open 2026 karena 2.000 poin dari gelar sebelum...
Wahyu/Pulung Lolos 16 Besar Pontianak International Challenge 2026
Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan melaju ke 16 besar Pontianak International Challenge 2026 setelah menan...
Mourinho Minta Wasit Lindungi Vinicius Jelang Sociedad
Mourinho minta wasit lindungi Vinicius menjelang laga Real Sociedad, menyorot perlakuan fisik dan pentingnya...