Sabalenka Terancam Kehilangan Peringkat 1, Wajib Juara di US Open 2026
Aryna Sabalenka berisiko kehilangan status petenis putri peringkat satu dunia setelah US Open 2026 jika gagal mempertahankan gelar yang diraihnya tahun lalu. Ancaman muncul karena 2.000 poin dari gelar sebelumnya akan hilang dari klasemen, sehingga Sabalenka harus menang di Flushing Meadows untuk menjaga posisi puncak.
Alasan ancaman: penghapusan poin juara
Penghapusan 2.000 poin dari kemenangan Sabalenka pada edisi sebelumnya menjadi faktor utama. Jika Sabalenka tidak memperbarui perolehan poinnya, pemain lain berpeluang merebut peringkat satu tanpa perlu menjuarai turnamen.
Pesaing utama dan modal mereka
Beberapa nama masuk dalam persaingan ketat untuk posisi puncak. Elena Rybakina menjadi kandidat kuat setelah musim yang produktif, termasuk dua gelar dan kemenangan Grand Slam di Australian Open. Rybakina sempat hampir menyalip Sabalenka beberapa kali musim panas ini, namun hasil itu tak kunjung tercapai.
Rybakina kalah di final Toronto dan tersingkir pada perempat final Cincinnati. Di kedua turnamen itu, ia dihentikan oleh Iga Świątek. Meski demikian, jalur Rybakina menuju peringkat satu dinilai paling terbuka di antara pesaing lainnya.
Coco Gauff datang dengan momentum setelah menjuarai Cincinnati. Sementara itu, Jessica Pegula mendapat perhatian setelah menjadi runner-up di Washington, D.C. dan Cincinnati.
Skenario perubahan peringkat
Beberapa skenario menentukan siapa yang akan mengakhiri US Open sebagai petenis nomor satu dunia:
- Elena Rybakina bisa menjadi nomor satu bahkan tanpa memenangi turnamen jika tiga pesaingnya gagal menjadi juara.
- Jika Rybakina mencapai semifinal, ia dipastikan mengambil alih peringkat puncak, tanpa bergantung hasil lain.
- Coco Gauff dan Jessica Pegula hanya bisa menggusur Sabalenka dengan syarat mereka menjuarai US Open dan Rybakina tersingkir sebelum mencapai semifinal.
- Sabalenka harus mempertahankan gelar US Open dan berharap Rybakina tersingkir sebelum semifinal untuk tetap bertahan di puncak.
Dampak peringkat dan jadwal turnamen
Jika Sabalenka tetap nomor satu setelah US Open, catatannya akan mencapai 99 pekan beruntun dan 107 pekan keseluruhan sebagai pemuncak klasemen dunia. Persaingan ini menambah ketegangan dan sorotan pada US Open, yang berlangsung pada 30 Agustus hingga 13 September 2026.
Perebutan posisi teratas menjadi salah satu cerita terbesar turnamen, selain perburuan gelar Grand Slam di lapangan keras Flushing Meadows.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Anthony Hudson Bangga Meski Thailand Gagal Juara FIFA ASEAN Cup
Anthony Hudson tetap bangga pada pemain Thailand meski kalah adu penalti 2-4 dari Indonesia di final FIFA AS...
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kokoh di Asia Tenggara
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand 4-2, memperkuat dominasi sepak bola negara di Asi...
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...