Olahraga

Garuda Pertiwi Apresiasi Perhatian PSSI untuk Sepak Bola Putri

Bagikan:
Pemain Garuda Pertiwi beraksi di Srikandi Merdeka Cup 2026

Garuda Pertiwi, tim putri muda Indonesia, menyambut positif perhatian PSSI setelah mendapat program pemusatan latihan dan kesempatan kompetisi internasional sepanjang 2026. Pernyataan itu disampaikan oleh beberapa pemain setelah berpartisipasi di Srikandi Merdeka Cup yang digelar pada 14-23 Agustus 2026 di Kudus, Jawa Tengah.

Respons pemain muda

Para pemain menyatakan program PSSI memberi ruang berkembang dan pengalaman internasional. Mereka menilai langkah ini penting untuk peningkatan kualitas individu dan tim.

Saya merasa sangat senang karena sepak bola perempuan sangat diperhatikan dan diberikan kesempatan untuk berkembang, ujar Alleana Ayu Arumy, kiper Garuda Pertiwi.

Ucapan terima kasih kepada PSSI

Para pemain khususnya menyebut nama Ketua Umum PSSI dan anggota Exco yang dinilai memberi kontribusi langsung pada program. Mereka berharap perhatian ini berlanjut ke agenda TC dan kompetisi lain.

Terima kasih untuk Bu Vivin dan Pak Erick Thohir, kata Alleana.

Terima kasih kepada PSSI, Pak Erick Thohir, Bu Vivin. Terima kasih karena sudah memberikan kesempatan, khususnya kepada sepak bola putri Indonesia, kata Shifana Nadhifa.

Kami berterima kasih kepada Pak Erick Thohir dan Bu Vivin serta PSSI yang memberikan kami kesempatan di Srikandi Cup, kata Jazlyn Kayla Firyal.

Tentang Srikandi Merdeka Cup 2026

Srikandi Merdeka Cup 2026 adalah turnamen internasional untuk kategori U-16 putri. Turnamen berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 14-23 Agustus 2026.

Turnamen diikuti tujuh negara yang dibagi menjadi delapan tim. Peserta berasal dari beberapa negara Asia yang rutin mengikuti agenda usia muda.

  • Indonesia
  • Hongkong
  • Yordania
  • Malaysia
  • Arab Saudi
  • Singapura
  • Thailand

Hasil dan dampak untuk Indonesia

Indonesia menurunkan dua tim, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara. Garuda Pertiwi melaju hingga final, namun kalah tipis 1-0 dari Thailand pada 23 Agustus 2026.

Meskipun demikian, pengalaman di level internasional dianggap krusial untuk pengembangan pemain usia muda. Para pemain berharap adanya lebih banyak TC, kompetisi, dan peluang internasional untuk mempercepat proses pembinaan.

Penutup

Perhatian PSSI terhadap sepak bola putri yang tercermin lewat program latihan dan turnamen menjadi sinyal positif bagi kelanjutan pembinaan usia muda. Jika dukungan berlanjut, diharapkan kualitas pemain dan daya saing tim putri nasional akan meningkat pada jangka menengah.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait