Visa Schengen Hingga 5 Tahun dan Beasiswa ke Eropa
Jakarta. Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi menjelaskan peluang baru bagi pelancong dan pelajar Indonesia: skema visa yang memungkinkan akses multi-entry hingga lima tahun bagi pemohon yang memenuhi syarat, serta ratusan beasiswa untuk studi di Eropa.
Skema visa cascade: syarat dan manfaat
Menurut Chaibi, skema yang disebut visa cascade memberi kemudahan bagi warga Indonesia yang sebelumnya pernah memegang dan menggunakan visa Schengen dengan benar. Ketika mengajukan kembali ke kedutaan yang sama, pemohon yang membuktikan kemampuan keuangan dan keterikatan utama di Indonesia berpotensi memperoleh visa multiple-entry jangka panjang.
Kaidahnya adalah: setelah Anda pernah mendapatkan visa ke Eropa, datang, dan kembali, lalu saat mengajukan lagi Anda menunjukkan sumber daya finansial dan bahwa pusat gravitasi Anda tetap di Indonesia, maka Anda bisa mendapat multiple-entry selama lima tahun,
kata Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi.
Beasiswa dan peluang studi
Chaibi mendorong lebih banyak pelajar Indonesia mempertimbangkan studi di Eropa, yang menurutnya juga merupakan sebuah lifestyle superpower. Ia memaparkan angka-angka terkait mobilitas pelajar Indonesia ke benua itu.
- Sekitar 4.000–5.000 mahasiswa baru Indonesia berangkat ke Eropa setiap tahun.
- Hampir 1.000 mahasiswa menerima beasiswa tiap tahun.
- Erasmus menyediakan sekitar 300 beasiswa; negara anggota UE juga menawarkan program bilateral tambahan.
Saya bertemu banyak mahasiswa Indonesia di program Erasmus yang bercerita mereka menempuh studi di beberapa kota: enam bulan di Paris, enam bulan di Roma, enam bulan di Brussels, dan enam bulan di Lisbon,
kata Chaibi, menggambarkan fleksibilitas program pertukaran itu.
Dampak dan prospek bagi pelajar dan pelancong Indonesia
Chaibi menilai minat untuk belajar di Eropa masih lebih besar daripada jumlah yang akhirnya berangkat. Ia menyebut sekitar 10.000 orang menghadiri pameran pendidikan tinggi, menandakan potensi peningkatan mobilitas pelajar.
Selain itu, komunitas besar orang Indonesia di beberapa negara Eropa, terutama di Belanda, dapat menjadi jembatan sosial-kultural yang membuat Eropa terasa lebih familiar bagi calon pelajar dan wisatawan Indonesia.
Dengan skema visa yang lebih mudah diakses dan berbagai jalur beasiswa, peluang bagi pelajar dan pelancong Indonesia untuk menjelajah dan menempuh pendidikan di Eropa diprediksi akan terus bertambah.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
kUotamasya by.U: Paket 12 GB Rp50.000 Buka Peluang Trip 2026
by.U hadirkan kUotamasya: paket Rp50.000 (12 GB/30 hari) yang memberi peluang ikut undian trip ke Bulukumba,...
Bambu Lab Buka Creative Hub Pertama di Bandung dengan Booth 3D Printing
Bambu Lab membuka creative hub pertama di Jawa Barat melalui Booth di Urban Republic Dago Bandung pada 21 Ag...
5 Tips Aman Hadapi Tanjakan Saat Touring Motor
Lima tips aman menghadapi tanjakan saat touring motor: atur kecepatan, gunakan gigi tepat, jaga jarak, posis...
Persiapan Touring Motor: Pastikan Fisik Pengendara Siap
Sebelum touring motor saat liburan, persiapan fisik pengendara sama pentingnya dengan cek kendaraan untuk me...
Bandung: Orang Tua Pilih Personal Care Anak yang Wangi Tahan Lama
Orang tua di Bandung kian memilih personal care anak yang membersihkan sekaligus memberi wangi tahan lama un...
Aceh Barat Daya Wajibkan Pedagang Berhenti Jualan Saat Azan
Pemerintah Aceh Barat Daya mewajibkan pedagang menghentikan jualan saat azan lima waktu; penegakan oleh Wila...