Insidious Keenam Dapat Ulasan Pedas, Tomatometer 57%
Insidious: Out of the Further, angsuran keenam saga Insidious yang dirilis 19 Agustus 2026, menerima ulasan beragam dari kritikus. Film yang digarap dan ditulis Jacob Chase itu mencatat skor Tomatometer 57 persen berdasarkan 96 ulasan di Rotten Tomatoes, sementara penonton memberi nilai lebih positif lewat Popcornmeter 70 persen dari lebih 500 akun terverifikasi.
Skor dan perbandingan dengan seri lain
Skor 57 persen membuat film ini gagal mencapai kategori "lumayan" menurut standar situs agregator kritik tersebut. Meski begitu, film ini menempati posisi kedua terbaik dalam saga Insidious dari segi Tomatometer.
Rilisan pertama Insidious (2011) masih memegang nilai tertinggi seri ini dengan 66 persen. Sebaliknya, nilai terendah tetap dipegang Insidious: The Last Key (2018) yang hanya memperoleh 34 persen.
Komentar kritikus
Para kritikus menilai film ini dapat dinikmati penonton baru, namun kurang memberi perkembangan bagi penggemar lama. Banyak ulasan mengkritik cerita yang berputar di lingkungan rumah dan repetisi unsur horor.
Dua belas tahun yang lalu, film pertamanya menjadi sensasi beranggaran rendah dalam genre ini; sejak saat itu waralaba ini justru terjebak dalam purgatoriumnya sendiri.
Brandon Yu menyampaikan komentar tersebut mengenai arah waralaba.
Kritikus lain menilai sensasi adrenalin masih ada, tetapi menonton tanpa mengandalkan logika adalah cara terbaik untuk menikmati film ini. Kritik yang lebih tajam datang dari Tim Grierson yang menggambarkan franchise kini bak "sesosok mayat kaku" setelah sempat tampil hidup berkat eksplorasi dunia arwah pada film pertama.
Dulu, Insidious tampak begitu hidup berkat eksplorasinya terhadap dunia yang dihuni oleh arwah-arwah malang. Kini, waralaba tersebut tak ubahnya sesosok mayat kaku.
Tim Grierson menyampaikan pandangannya secara blak-blakan.
Kritikus horor Meagan Navarro menilai angsuran keenam masih mampu menghadirkan rasa ngeri bagi penonton baru, namun ia menyorot repetisi dan pengalaman yang kurang berbeda bagi penonton setia.
Angsuran keenam ini mungkin bisa membuat penonton baru merasa ngeri. Namun selebihnya, film ini terasa seperti perjalanan kilat menyusuri rumah hantu yang sudah familier dan cenderung repetitif.
Meagan Navarro menilai unsur horor film kurang segar untuk penonton lama.
Implikasi untuk waralaba
Hasil ulasan ini menandai tantangan bagi pengembang franchise untuk menghadirkan inovasi pada episode mendatang. Meski masih mendapat respons penonton yang relatif hangat, kritik menuntut pergeseran konsep jika ingin mempertahankan relevansi jangka panjang.
Ke depan, fokus pengembang kemungkinan besar tertuju pada memperkaya dunia cerita dan menghadirkan variasi horor agar tidak lagi bergantung pada formula rumah berhantu yang sama.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Disney Adaptasi 'The Dallergut Dream Department Store' ke Layar Lebar
Disney mengadaptasi novel Korea 'The Dallergut Dream Department Store' menjadi film; Patrick Ness ditunjuk s...
Lisa Rilis Cuplikan 'SaWaDiKa' Jelang EP 'PRESS PLAY'
Lisa rilis cuplikan single 'SaWaDiKa' pada 25 Agustus 2026 sebagai pra-rilis menuju EP 'PRESS PLAY' yang ril...
Mawar de Jongh Rilis Single Baru 'KAN' dengan Warna Musik Berbeda
Mawar de Jongh merilis single 'KAN' berwarna musik baru yang bercerita tentang nasihat sahabat yang diabaika...
The Last House Tayang di Netflix: Keluarga Terjebak dalam Rumah
The Last House tayang di Netflix 7 Agustus 2026; kisah keluarga yang terjebak di rumah dan harus bertahan me...
Dolly Parton Wafat pada Usia 80, Warisan Musik & Filantropi
Dolly Parton meninggal pada 25 Agustus 2026 di usia 80 tahun, meninggalkan warisan musik, bisnis Dollywood,...
Hyunjae THE BOYZ Gabung Management SEESUN, Perluas Karier Akting
Hyunjae THE BOYZ resmi bergabung Management SEESUN pada 26 Agustus 2026 untuk kembangkan karier akting sekal...