Wamenkes: Fetal Open Surgery Mielomeningokel Pertama di Indonesia
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyatakan tindakan fetal open surgery untuk kasus mielomeningokel telah dilakukan pertama kali di Indonesia pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Rumah Sakit Anak dan Ibu (RSAB) Harapan Kita, Jakarta Barat. Ia menjelaskan langkah ini berbeda dengan terapi janin sebelumnya yang menggunakan metode endoskopi pada kehamilan kembar.
Operasi terbuka janin: yang baru dilakukan
Dante mengatakan operasi terbuka pada janin itu merupakan terobosan karena selama ini tindakan terapi janin di Indonesia lebih banyak memakai teknik minimal invasif. Prosedur sebelumnya umumnya dilakukan untuk kasus twins dengan bantuan scope atau endoskopi.
“Fetal surgery sudah pernah dilakukan di Indonesia. Terutama untuk kasus twins, tetapi sebelumnya dilakukan bukan dengan open surgery,”
Perbedaan dengan terapi janin sebelumnya
Menurut Wamenkes, perbedaan utama terletak pada akses dan teknik. Terapi janin dengan endoskopi memungkinkan intervensi minimal invasif tanpa membuat sayatan besar pada rahim. Sebaliknya, open surgery melibatkan operasi terbuka pada janin untuk menangani kelainan tertentu yang tidak bisa diatasi lewat metode endoskopi.
Pemeriksaan cairan ketuban dan deteksi genetik
Dante juga menekankan bahwa pemeriksaan cairan ketuban atau analisis amnion rutin dilakukan untuk mendeteksi kelainan genetik. Langkah ini berbeda dengan operasi terbuka karena hanya berupa prosedur diagnostik, bukan tindakan bedah pada janin.
“Misalnya sindrom Down, kami dapat mengambil cairan ketuban ketika ibu masih hamil untuk mendeteksi kelainan genetik. Pemeriksaan tersebut membantu dokter memperoleh informasi kondisi janin sejak dini dan menentukan penanganan yang sesuai,”
Dampak bagi layanan kesehatan dan pengembangan teknologi
Dante menilai keberhasilan fetal open surgery memperkuat layanan terapi janin di rumah sakit rujukan dan membuka peluang pengembangan teknologi serta keterampilan medis di fasilitas lain. Menurutnya, tindakan ini menjadi pondasi untuk memperluas kapasitas penanganan kelainan janin yang kompleks di dalam negeri.
Ke depan, pihak rumah sakit dan pemerhati kesehatan akan menilai hasil jangka panjang dari prosedur tersebut serta menentukan pedoman dan pelatihan yang diperlukan agar layanan serupa dapat tersedia di lebih banyak rumah sakit.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Mengenal Ikan Sidat: Omega-3 Tinggi, Potensi Pangan dan Ekonomi
Ikan sidat kaya Omega-3 (DHA & EPA) dan nutrisi lain, berpotensi jadi sumber pangan bergizi sekaligus komodi...
Paparan Panas Ancaman Kulit: Wardah Perkenalkan Sunscreen dengan Heat Defense
Wardah perkenalkan sunscreen dengan teknologi Heat Defense pada acara di Jakarta, 3 Oktober 2026, untuk lind...
Hari Hewan Sedunia: 5 Penyakit Zoonosis yang Perlu Diwaspadai
Pada Hari Hewan Sedunia (4 Okt), kenali 5 penyakit zoonosis utama, cara penularan, dan langkah pencegahannya...
Dinkes Jabar: Influenza Tipe A Mudah Menular dalam Keluarga
Dinkes Jawa Barat ingatkan influenza tipe A mudah menular di keluarga; isolasi mandiri dan pakai masker pent...
Nakes Tangerang Inspeksi Jajanan Sekolah untuk Cegah Pangan Tak Aman
Nakes Tangerang inspeksi jajanan sekolah untuk memastikan kebersihan, keamanan pangan, dan mendukung tumbuh...
Tangerang Waspadai Influenza Tipe A: Dinkes Imbau Orang Tua Waspada
Dinkes Kota Tangerang imbau orang tua waspada terhadap influenza tipe A; Kabupaten Tangerang melaporkan stat...