Harga Emas Galeri24 & UBS di Pegadaian Melemah 26 Agustus 2026
Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melemah pada Rabu, 26 Agustus 2026. Penurunan tercatat setelah beberapa hari sebelumnya mengalami penguatan, membuat investor dan masyarakat pencari lindung nilai memperhatikan pergerakan harga.
Penurunan harian dan besaran koreksi
Berdasarkan catatan Pegadaian, harga Galeri24 untuk ukuran 1 gram tercatat Rp2.710.000 per gram, turun Rp16.000 dari posisi sebelumnya Rp2.726.000 per gram. Sementara itu, harga UBS 1 gram berada di Rp2.774.000, turun Rp14.000 dari Rp2.788.000.
Pergerakan ini menunjukkan koreksi pada perdagangan harian meski dalam beberapa hari terakhir harga sempat menguat. Fluktuasi seperti ini biasa terjadi karena faktor permintaan, sentimen pasar, dan perubahan harga emas internasional.
Rincian harga per ukuran
Berikut daftar harga emas Galeri24 per Rabu, 26 Agustus 2026:
- Galeri24 0,5 gram: Rp1.421.000
- Galeri24 1 gram: Rp2.710.000
- Galeri24 2 gram: Rp5.354.000
- Galeri24 5 gram: Rp13.287.000
- Galeri24 10 gram: Rp26.503.000
- Galeri24 25 gram: Rp65.900.000
- Galeri24 50 gram: Rp131.695.000
- Galeri24 100 gram: Rp263.260.000
- Galeri24 250 gram: Rp656.533.000
- Galeri24 500 gram: Rp1.313.065.000
- Galeri24 1.000 gram: Rp2.626.129.000
Dan berikut daftar harga emas UBS per Rabu, 26 Agustus 2026:
- UBS 0,5 gram: Rp1.499.000
- UBS 1 gram: Rp2.774.000
- UBS 2 gram: Rp5.505.000
- UBS 5 gram: Rp13.603.000
- UBS 10 gram: Rp27.064.000
- UBS 25 gram: Rp67.524.000
- UBS 50 gram: Rp134.773.000
- UBS 100 gram: Rp269.438.000
- UBS 250 gram: Rp673.397.000
- UBS 500 gram: Rp1.345.212.000
Dampak bagi investor dan masyarakat
Penurunan harian ini relatif kecil namun penting bagi investor ritel dan pembeli yang mengandalkan emas sebagai instrumen diversifikasi atau lindung nilai. Fluktuasi harga mendorong calon pembeli mempertimbangkan timing pembelian, terutama untuk pecahan kecil yang populer di kalangan investor pemula.
Kedepannya, pergerakan harga akan tetap dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global dan permintaan domestik. Masyarakat disarankan memantau catatan harga resmi sebelum bertransaksi untuk mendapatkan keputusan pembelian yang lebih tepat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...