Nasional

Prabowo Soroti Menteri yang Bekerja Saat Libur di Peluncuran PLTS 100 GWp

Bagikan:
Presiden Prabowo memberikan sambutan saat peluncuran PLTS 100 GWp di Gilimanuk, Bali

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi menteri-menteri yang tetap hadir bekerja pada hari libur nasional saat peluncuran Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp di Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026. Kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi, tetapi para menteri tetap mengikuti agenda pemerintahan untuk kepentingan publik.

Apresiasi atas dedikasi di hari libur

Presiden menegaskan bahwa hari libur tidak otomatis menghentikan tugas pemerintahan. Ia memberi penghargaan kepada menteri yang hadir dan melaksanakan tugas pada hari penting tersebut. Hadirnya pejabat di lokasi menjadi contoh komitmen pelaksanaan program strategis nasional.

"Selamat bekerja. Hari ini hari penting, walaupun libur," ujar Presiden.

Budaya kerja kabinet dan risiko pengabdian

Prabowo menyebutkan bahwa dalam kabinetnya, hari libur kadang tidak menjadi hambatan untuk melayani rakyat. Ia menekankan kesiapan menteri menjalankan tugas ketika diperlukan, dan menempatkan komitmen sebagai bagian dari risiko pengabdian.

"Memang di Kabinet Merah Putih mungkin hampir tidak ada tanggal merah," kata Presiden, lalu menambahkan bahwa siapa yang tidak sanggup menjalankan tanggung jawab dapat memberi kesempatan kepada orang lain.

Dalam pernyataannya, Presiden juga menegaskan bahwa perjuangan untuk kepentingan rakyat tetap berjalan meski bertepatan dengan perayaan keagamaan.

Peluncuran PLTS 100 GWp dan tujuan program

Peluncuran program PLTS 100 GWp di Bali merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional. Program ini ditargetkan dibangun secara bertahap hingga mencapai kapasitas 100 GWp.

Langkah ini diharapkan mendukung transisi energi dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil. Pemerintah menempatkan program tersebut sebagai agenda prioritas yang membutuhkan pengawasan dan koordinasi lintas kementerian.

Implikasi dan langkah ke depan

Pesan Presiden menyoroti pentingnya disiplin dan kesiapan pejabat negara dalam melaksanakan program strategis. Keberlangsungan proyek PLTS 100 GWp akan bergantung pada komitmen sumber daya manusia dan koordinasi institusional.

Dengan penekanan pada pengabdian publik, pemerintah menegaskan bahwa agenda nasional prioritas harus dijalankan tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat luas.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait