Prabowo Bercanda soal Kewarganegaraan Verrel Bramasta di Nganjuk
Presiden Prabowo Subianto menciptakan momen canda saat meresmikan operasionalisasi 1.061 koperasi desa/kelurahan di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026. Dalam sambutan, Prabowo menyapa anggota DPR Verrel Bramasta dan bercanda mengenai kewarganegaraan serta asal-usul keluarganya.
Momen canda saat peresmian
Saat menyapa para tamu dan pejabat, Prabowo menegur Verrel yang berdiri memberi hormat. Presiden lalu melontarkan pertanyaan singkat yang mengundang tawa hadirin.
"Kamu warga negara Indonesia?"
Verrel lantas mengangguk dan membalas secara tegas.
"Iya Pak Presiden, warga negara Indonesia,"
Prabowo kemudian menanyakan asal latar belakang keluarga Verrel. Awalnya Presiden bercanda mengira Verrel keturunan Belgia, namun Verrel memperjelas bahwa dia berasal dari Bali dan Jawa Timur. Percakapan ringan ini berlangsung singkat namun mencuri perhatian karena suasana resmi acara.
Siapa saja yang hadir
Selain Verrel Bramasta, acara di Nganjuk dihadiri sejumlah anggota DPR dan pejabat pemerintahan. Hadir antara lain:
- Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi
- Wakil Ketua Komisi IV Abdul Kharis Almasyhari dan Alex Indra Lukman
- Wakil Ketua Komisi VI Eko Hendro Purnomo
- Anggota Komisi VI Muhammad Hatta
- Anggota Komisi VIII Sigit Purnomo (Pasha Ungu)
Prabowo juga memastikan jajaran Kabinet Merah Putih turut hadir dalam peresmian tersebut. Selain wakil legislatif dan kabinet, kepala daerah—mulai gubernur, bupati, wali kota—serta perangkat desa tampak hadir memenuhi undangan.
Pesan soal absensi kepala daerah
Presiden sempat meminta Menteri Dalam Negeri untuk mencatat kepala daerah yang tidak hadir. Pernyataan itu diutarakan saat Prabowo menyinggung pentingnya kehadiran dalam program nasional.
"Ini sekalian diabsen, dicatat ya pejabat-pejabat yang tidak hadir tapi kita berfikir positif. Pasti ada kegiatan yang lebih penting atau berada di luar negeri, dicek juga biaya dari mana,"
Konteks dan tindak lanjut
Peresmian operasionalisasi 1.061 koperasi desa/kelurahan di Nganjuk menjadi inti acara yang dipadati pejabat dan unsur legislatif. Momen humor antara Presiden dan Verrel memberi suasana lebih cair di tengah kegiatan resmi yang memusatkan perhatian pada pemberdayaan ekonomi desa.
Ke depan, perhatian akan tertuju pada pelaksanaan program koperasi di tingkat desa dan laporan kehadiran kepala daerah yang diminta Presiden. Sementara itu, interaksi ringan antara pemimpin dan anggota DPR ini menjadi catatan publik sehari itu.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenperin Ajak Pakai Peralatan Sekolah Lokal Jelang Tahun Ajaran
Kemenperin ajak masyarakat utamakan peralatan sekolah buatan lokal lewat INASTEF 2026 (6-9 Juli) untuk perku...
Jasa Marga Lanjutkan Pemeliharaan Tol Cipularang–Padaleunyi
Jasa Marga melanjutkan pemeliharaan Tol Cipularang–Padaleunyi pada 5–11 Juli 2026, mencakup rekonstruksi, ma...
KLH Sanksi Administrasi atas Kebakaran TPA Jatiwaringin
KLH akan sanksi administrasi TPA Jatiwaringin karena kelalaian; pengawasan dimulai 1 Agustus 2026 dan rehabi...
Tokopedia Bantah PHK, Terapkan Internal Mobility dan Buka 100+ Posisi
Tokopedia tegas: bukan PHK, melainkan penataan tenaga kerja lewat internal mobility dan buka lebih dari 100...
Pelita Air dan BNI Tawarkan Diskon Tiket Domestik hingga Rp360.000
Pelita Air dan BNI beri diskon tiket domestik hingga Rp360.000, pembelian 4–31 Juli 2026 untuk terbang 6 Jul...
Indonesia dan Singapura Sepakati Jaga Keamanan Selat Malaka
Indonesia dan Singapura sepakat memperkuat keamanan Selat Malaka pada pertemuan Leaders' Retreat 6 Juli 2026...