PLN Resmikan SPKLU Tanjung Priok, Capai SPKLU ke-5.000
PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya meresmikan SPKLU Center di Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis, 21 Mei 2026. Fasilitas ini menandai beroperasinya SPKLU ke-5.000 di Indonesia dan menjadi SPKLU Center kelima yang dikelola PLN UID Jakarta Raya untuk memperkuat infrastruktur kendaraan listrik di Ibu Kota.
Fasilitas dan kapasitas
SPKLU Center Tanjung Priok dilengkapi dua unit Ultra Fast Charging 200 kW, enam unit Ultra Fast Charging 120 kW, serta satu unit Medium Charging 22 kW. Semua charger memiliki konektor CCS2 dan AC sehingga kompatibel dengan berbagai model kendaraan listrik, dari mobil penumpang sampai kendaraan komersial ringan.
Kami menghadirkan SPKLU Center di Tanjung Priok agar masyarakat memiliki opsi pengisian daya dalam satu lokasi yang lengkap. Pengguna bisa menyesuaikan dengan kebutuhan waktunya, sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan lancar, ujar General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch.
Jejak SPKLU di Jakarta Raya
SPKLU Center Tanjung Priok merupakan perluasan jaringan setelah beberapa lokasi sebelumnya dibuka untuk publik. Kehadiran pusat pengisian ini melengkapi akses di area-area strategis Ibu Kota.
- Bulungan
- Menteng
- Rest Area Cibubur KM 10,6
- Sakura Garden City
Ketersediaan SPKLU yang semakin luas membantu pengguna kendaraan listrik menjalankan aktivitas dengan lebih nyaman. Masyarakat bisa merencanakan perjalanan tanpa khawatir terhadap akses pengisian daya, ucap Andy Adchaminoerdin.
Akses, layanan, dan angka operasional
Hingga kini PLN UID Jakarta Raya bersama mitra telah mengoperasikan 724 unit charger SPKLU yang tersebar di 405 lokasi di Jakarta dan sekitarnya. Pengguna dapat mencari lokasi SPKLU, memantau ketersediaan charger, dan melakukan transaksi pengisian melalui aplikasi PLN Mobile.
Dengan kombinasi ultra fast dan medium charging, SPKLU Center dirancang untuk melayani kebutuhan pengisian cepat saat dalam perjalanan maupun pengisian yang lebih lama saat beristirahat atau bekerja di sekitar lokasi.
Dampak dan prospek
Peresmian SPKLU Center di Tanjung Priok diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Ketersediaan titik pengisian yang semakin banyak dapat mengurangi kekhawatiran akan range anxiety dan mendukung rencana mobilitas ramah lingkungan di wilayah perkotaan.
Ke depan, perluasan jaringan serupa akan menjadi kunci untuk mendukung peningkatan jumlah kendaraan listrik, termasuk integrasi dengan transportasi publik dan area komersial. Pengembangan infrastruktur juga mendorong kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, dan pelaku usaha untuk mempercepat transisi energi transportasi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla Saat Kemarau 2026
Polri tetapkan 72 tersangka karhutla dari 89 laporan hingga 21 Agustus 2026; luas lahan terbakar tercatat 1....
BULOG Amankan Gudang di NTT Usai Gempa, Belajar dari Sibolga
BULOG memperkuat pengamanan gudang dan percepat distribusi pangan di NTT usai gempa, belajar dari penjarahan...
Dinas Pariwisata: Bali Aman, Belum Ada Laporan Kasus Zika
Dinas Pariwisata Bali menyatakan belum ada laporan kasus Zika per 23 Agustus 2026; wisatawan diimbau waspada...
PPPA Kirim Tim Trauma Healing dan Bantuan Logistik ke Anak Terdampak Gempa NTT
Kementerian PPPA kerahkan tim trauma healing dan kirim bantuan logistik fokus perempuan & anak ke NTT pasca-...
Gempa NTT Rusak 12 Gudang Bulog, Fokus Perbaikan di Ruteng
Gempa NTT merusak 12 gudang Bulog, terutama dinding dan pintu; perbaikan fokus di Ruteng dan distribusi stok...
Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di Sembilan Polda
Polri menetapkan 72 tersangka karhutla dari 89 laporan (Jan–21 Agustus 2026) dengan luas terbakar 1.006,67 h...