Lokal

Sat Lantas Pematangsiantar Gelar Police Go to School di SMA YPSA

Bagikan:
Petugas Sat Lantas memberi edukasi keselamatan lalu lintas pada siswa SMA YPSA

Pematangsiantar — Sat Lantas Polres Pematangsiantar melaksanakan kegiatan Police Go to School di SMA Yayasan Perguruan Sultan Agung (YPSA) pada Selasa, 20 Oktober. Kegiatan ini bertujuan memberi edukasi keselamatan lalu lintas dan motivasi kepada sekitar 500 siswa serta 20 guru dan pegawai sekolah.

Edukasi keselamatan di SMA YPSA

Kanit Kamsel Ipda Serly Tarigan bersama personel Sat Lantas memimpin kegiatan di lokasi, Jalan Surabaya, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat. Mereka memberikan imbauan dan pendidikan masyarakat tentang perilaku aman di jalan raya.

Poin edukasi mencakup kepatuhan pada rambu lalu lintas, penggunaan helm standar SNI saat berkendara, dan larangan menggunakan ponsel saat berkendara. Materi juga menekankan larangan berkendara ugal-ugalan dan pentingnya etika berlalu lintas saat berboncengan.

Pesan untuk pelajar dan orang tua

Kasat Lantas AKP Simon E Simatupang menyampaikan beberapa pesan khusus bagi pelajar. Pertama, siswa di bawah umur sebaiknya tidak mengendarai sepeda motor menuju sekolah karena belum memenuhi syarat keselamatan di jalan.

Untuk siswa yang tinggal di luar kota, petugas mengimbau menggunakan angkutan umum secara aman. Mereka diingatkan untuk tidak duduk di atas kap mobil angkutan atau bergelantungan di pintu kendaraan.

Aturan bagi pengendara muda

AKP Simon juga menekankan aturan bagi pelajar yang sudah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan mengendarai motor. Mereka harus mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas, tidak berboncengan lebih dari dua orang, serta tidak menggunakan knalpot berisik.

Tujuan lanjutan adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan anak di bawah umur dan menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.

Motivasi dan pembinaan karakter

Selain aspek keselamatan, kegiatan juga menyisipkan motivasi belajar dan pembinaan perilaku sosial. Petugas mengingatkan agar tidak terjadi perilaku bullying di lingkungan sekolah.

"Dengan kegiatan ini harapannya para pelajar termotivasi untuk sungguh-sungguh belajar, karena tidak ada yang bisa maju tanpa pendidikan yang baik. Jangan ada yang melakukan bullying sesama rekannya, sebab semua manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan pemberian Yang Maha Kuasa,"

Kegiatan di SMA YPSA diharapkan menjadi langkah konkret memperkuat pengetahuan keselamatan lalu lintas bagi pelajar. Ke depan, pola serupa dapat direplikasi ke sekolah lain untuk memperluas jangkauan edukasi dan menurunkan kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait