Kafilah Lhoknga Targetkan Posisi Tiga Besar di MTQ ke-35
ACEH BESAR, Kafilah Kecamatan Lhoknga turun bertanding di MTQ ke-35 Kabupaten Aceh Besar dengan tekad kuat meraih posisi tiga besar. Perlombaan berlangsung di Lapangan Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro, pada Rabu (21/10). Dukungan penuh keuchik dan masyarakat mendorong semangat para peserta untuk mengharumkan nama daerah dan membumikan Al-Qur'an.
Kafilah, target, dan komposisi peserta
Menurut Camat Lhoknga, Zayadinur, kafilah diikutkan 36 peserta yang didampingi delapan ofisial. Mereka mengikuti beberapa cabang perlombaan yang dianggap unggulan untuk menyumbang poin bagi kecamatan.
Beberapa cabang diunggulkan untuk meraih prestasi, antara lain tahfiz, tilawah, dan syahril Qur'an. Dukungan dari pimpinan desa dan masyarakat menjadi modal penting bagi tim untuk tampil maksimal.
“Insyaallah, dengan semangat dan kesungguhan seluruh kafilah, kita menargetkan tiga besar. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan, dan memberikan prestasi terbaik untuk Kecamatan Lhoknga,” ujar Zayadinur.
Cabang unggulan
Panitia dan pembina kafilah menaruh harapan pada cabang-cabang berikut. Kesiapan peserta dan pembinaan intensif menjadi faktor penentu hasil akhir.
- Tahfiz Al-Qur'an — penghafal Al-Qur'an berpotensi menyumbang medali.
- Tilawah — kualitas bacaan tilawah yang baik diharapkan menarik perhatian juri.
- Syahril Qur'an — cabang yang menguji penguasaan dan kekompakan penampilan.
Kesiapan jadi tuan rumah MTQ ke-36
Tidak hanya fokus pada prestasi tahun ini, Lhoknga menyatakan kesiapan menawarkan diri menjadi tuan rumah MTQ ke-36 Kabupaten Aceh Besar. Usulan ini dimaknai sebagai upaya memperkuat syiar Islam, memperkenalkan potensi daerah, dan memberi ruang lebih luas bagi generasi Qur'ani berkiprah.
Dukungan keuchik dan makna perjuangan
Ketua Forum Keuchik Kecamatan Lhoknga, Tarmizi Abdullah, menegaskan bahwa dukungan para keuchik menjadi pilar motivasi. Kebersamaan ini ditujukan untuk menambah kepercayaan diri peserta sehingga mereka bisa tampil optimal dan membawa kebanggaan gampong.
Bagi masyarakat Lhoknga, setiap ayat yang dilantunkan dan setiap hafalan adalah bagian dari usaha menjaga nilai-nilai Al-Qur'an tetap hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Penutup: Harapan dan implikasi
Harapan masyarakat kini tertumpu pada kafilah yang berjuang di lapangan. Target tiga besar menjadi pemicu kerja keras, sementara doa dan dukungan kolektif menjadi energi pendukung. Lebih dari sekadar peringkat, kemenangan bagi Lhoknga berarti menumbuhkan generasi Qur'ani, mempererat ukhuwah, dan menghadirkan kebanggaan bagi seluruh kecamatan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Pematangsiantar Tangkap Mahasiswa Pemilik Ganja
Polres Pematangsiantar menangkap mahasiswa GDS (18) di Siantar Marihat, Minggu 18/10; ditemukan 32,83 gram g...
Sergai FC Diperkuat Bupati Menang 3-2 atas PS Pemko Medan
Sergai FC, diperkuat Bupati Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan, menang 3-2 atas PS Pemko Medan pada laga...
Hasnah Jaya Siregar Sah Ketua KORMI Labuhanbatu 2026–2031
Hasnah Jaya Siregar dinyatakan sah sebagai Ketua KORMI Labuhanbatu 2026–2031 setelah dua suara dicabut karen...
Hasnah Putri Jaya Ditetapkan Ketua KORMI Labuhanbatu 2026–2031
Hasnah Putri Jaya Siregar ditetapkan Ketua KORMI Labuhanbatu 2026–2031 setelah sidang Muskab II; keputusan d...
Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online di Apartemen Medan
Dit Siber Polda Sumut menggerebek jaringan judi online di Apartemen Grand Jati Juction, Medan, menangkap lim...
Pemprov Sumut Lindungi 21.119 Pekerja Rentan lewat BPJS 2026
Pemprov Sumut klaim mendaftarkan 21.119 pekerja rentan ke BPJS Ketenagakerjaan 2026, namun jutaan pekerja in...