Rakor Pencegahan Korupsi Aceh: Bupati Aceh Besar Tegaskan Komitmen
Banda Aceh — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel saat menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi bersama Pemerintah Aceh dan KPK di Aula Inspektorat Aceh, Selasa (19/5). Kehadiran ini bertujuan mendukung penguatan sistem pencegahan korupsi dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.
Peserta dan tujuan rakor
Rakor dibuka Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah SE dan dihadiri Kasatgas KPK Wilayah I Harun Hidayat, para bupati dan wali kota se-Aceh, kepala inspektorat kabupaten/kota, kepala SKPA, serta sekretaris daerah. Kegiatan yang difasilitasi KPK ini menjadi forum untuk mengevaluasi tata kelola anggaran dan membangun langkah antisipatif terhadap potensi penyimpangan.
Instrumen MCSP untuk evaluasi
Dalam pertemuan, pembahasan utama meliputi evaluasi tata kelola pemerintahan melalui instrumen Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP). Instrumen ini merupakan pengembangan dari Monitoring Center for Prevention (MCP) dan digunakan untuk mengukur efektivitas sistem pencegahan korupsi serta tingkat kepatuhan pemerintah daerah.
Sektor strategis yang jadi fokus
Peserta rakor menekankan perlunya pengawasan intensif pada sektor-sektor yang dinilai rawan. Langkah pencegahan diarahkan agar pengelolaan anggaran dan layanan publik berjalan akuntabel.
- Pengelolaan anggaran
- Pengadaan barang dan jasa
- Sistem perizinan
- Pengelolaan dana hibah
- Pengelolaan anggaran pemerintah lainnya
Pernyataan pejabat
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menekankan bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan lebih dari sekadar pengawasan teknis. Menurutnya, perlu ada integritas dan komitmen moral dari seluruh pemangku kepentingan.
"Pemberantasan korupsi juga membutuhkan integritas, komitmen moral, dan kesadaran kolektif. Seluruh pemangku kepentingan harus berjalan seiring untuk pengelolaan anggaran yang akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik."
Usai rakor, Bupati Muharram Idris menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan korupsi yang dijalankan bersama KPK. Ia menegaskan sejak awal memimpin, pembangunan birokrasi yang bersih dan profesional menjadi prioritas.
"Kami mendukung penuh upaya pencegahan korupsi yang dilakukan pemerintah dan KPK. Rakor ini penting untuk memperkuat komitmen pencegahan korupsi sehingga daerah bersih dari korupsi."
Implikasi dan langkah ke depan
Rakor menempatkan penguatan mekanisme pengawasan dan evaluasi sebagai prioritas pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Aceh. Ke depan, diharapkan penerapan MCSP dan penguatan integritas birokrasi dapat meningkatkan kepatuhan dan menekan potensi penyimpangan anggaran.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Pemerintah Aceh, dan KPK, langkah-langkah pencegahan diharapkan lebih terukur dan berdampak pada peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kompolnas Tinjau Nominator Kompolnas Awards 2026 di Polres Simalungun
Tim Kompolnas kunjungi Polres Simalungun untuk menilai Aiptu Bona Sinaga sebagai nominator Kompolnas Awards...
Pangdam I/BB Kunjungi Simalungun, Pemkab Tekankan Sinergitas
Pangdam I/Bukit Barisan kunjungi Simalungun pada 19 Agustus 2026; Pemkab dan TNI perkuat sinergi mendukung p...
Cinta, Siswi SD Harapan 1 Medan, Raih Puluhan Prestasi Akademik dan Nonakademik
Luvena "Cinta" siswi SD Harapan 1 Medan konsisten raih prestasi akademik dan lomba nasional sejak 2019 hingg...
DPRD Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Fokus Optimalisasi PAD
DPRD Kota Bandung berkunjung ke Bapenda Medan pada 19/8 untuk mempelajari strategi optimalisasi PAD, termasu...
Rico Waas: PWPM Harus Profesional dan Beradaptasi Teknologi
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PWPM profesional dan adaptif ke platform digital saat Raker I PWPM Medan...
10.003 Peserta Meriahkan Pawai Alegoris HUT ke-81 di Langsa
Sebanyak 10.003 peserta dari 105 satuan pendidikan meriahkan Pawai Alegoris, Sepeda Hias, dan Becak Hias HUT...