Lokal

Pasar Tani Banda Aceh Digelar 27–28 Oktober di Taman Bustanul Salatin

Bagikan:
Pengunjung dan stan produk di Pasar Tani Taman Bustanul Salatin Banda Aceh

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DP2KP) menyelenggarakan Pasar Tani Kota Banda Aceh pada Selasa dan Rabu, 27–28 Oktober, di Taman Bustanul Salatin (Taman Sari). Acara dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan tujuan menjaga stabilitas harga pangan, menyerap produk petani lokal, dan membantu pemenuhan kebutuhan pokok warga.

Waktu dan lokasi

Pasar Tani dipusatkan di Taman Bustanul Salatin, Kota Banda Aceh. Kegiatan dibuka sejak pukul 08.00 WIB tiap hari dan berlangsung sampai kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Produk yang dijual

Pada gelaran ini, petani dan produsen lokal akan menjual langsung beragam komoditas. Kategori utama yang tersedia meliputi:

  • Produk Pertanian: sayur-sayuran segar, cabai, tomat, bawang, dan buah-buahan.
  • Bahan Pokok: beras, minyak makan, gula, tepung, dan telur.
  • Daging Segar: daging sapi dan daging ayam.

Tujuan dan dampak

DP2KP mengangkat tema “Petani Sejahtera, Produk Pertanian Tersedia, Rakyat Bahagia, Inflasi Terkendali Dan Terjaga” sebagai bentuk komitmen mendukung petani lokal sekaligus menjaga ketersediaan pangan dan stabilitas harga. Kegiatan ini diharapkan memperpendek rantai pasok dan menekan fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Melalui kegiatan Pasar Tani ini, kami ingin memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar dan efisien. Petani mendapatkan harga yang layak dan sepadan untuk hasil panen mereka, sementara masyarakat Kota Banda Aceh bisa mendapatkan bahan pangan berkualitas tinggi dan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Ini juga merupakan langkah konkret kami bersama Pemko Banda Aceh untuk mengendalikan tingkat inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran,”

— Iskandar, Kepala DP2KP, Senin (26/10)

Ajakan untuk warga

DP2KP mengimbau seluruh warga Kota Banda Aceh untuk datang dan memanfaatkan kesempatan membeli produk lokal langsung dari petani.

“Kami mengajak seluruh warga Kota Banda Aceh untuk ramai-ramai mengunjungi Taman Bustanul Salatin pada 27–28 Oktober mendatang. Mari kita dukung dan beli produk-produk hasil pertanian lokal kita sendiri demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera dan pangan yang berdaulat,”

— Iskandar

Pelaksanaan Pasar Tani ini memberi manfaat ganda: meningkatkan pendapatan petani lokal dan menyajikan alternatif harga terjangkau bagi konsumen. Pemerintah kota berharap kegiatan serupa dapat berkelanjutan untuk menjaga pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait