Ibadah Rutin ASN di Sibolga Perkuat Disiplin dan Integritas
Sibolga — Pemerintah Kota Sibolga menggelar ibadah rutin bagi aparatur sipil negara (ASN) pada Senin, 26/10/2026, di Masjid Taqwa Parombunan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pembinaan karakter dan spiritualitas agar ASN lebih disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam pelayanan publik.
Kegiatan ibadah dan peserta
Program yang digagas Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing dilaksanakan melalui salat Zuhur berjamaah dan tausiah. Pelaksanaan pada hari itu berlangsung di Masjid Taqwa Parombunan, Jalan SM Raja Gang Nuri, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan.
Peserta kegiatan meliputi pegawai negeri sipil (PNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh dan paruh waktu, serta tenaga alih daya (outsourcing) di lingkungan Pemko Sibolga.
Isi tausiah
Usai salat Zuhur berjamaah, tausiah disampaikan oleh Ustaz Didin Rohaedin SPd.I. Materi fokus pada kebiasaan ibadah ringan sebelum tidur yang dapat menjaga keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ustaz Didin mengingatkan jamaah untuk menjadikan malam sebagai waktu yang bermanfaat secara rohani. Beliau mendorong pembiasaan rutin yang sederhana namun berdampak pada konsistensi ibadah sehari-hari.
Amalan yang dianjurkan antara lain:
- Berwudu sebelum tidur
- Membaca Ayat Kursi dan surat-surat pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
- Memperbanyak zikir dan istigfar
- Membaca doa sebelum tidur
Pelaksana dan dasar aturan
Pada pelaksanaan kali ini, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) ditunjuk sebagai penanggung jawab kegiatan. OPD yang terlibat antara lain:
- Sekretariat Daerah
- Dinas Kesehatan
- Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga
- Kecamatan Sibolga Selatan
- Perumda Tirta Nauli
Pelaksanaan program merujuk pada Surat Edaran Wali Kota Sibolga Nomor 451.12/77/2026 tentang salat Zuhur berjamaah bagi pegawai beragama Islam serta kebaktian bagi pegawai Kristen dan Katolik di lingkungan Pemko Sibolga.
Jadwal dan tujuan jangka panjang
Kegiatan pembinaan spiritual dijadwalkan rutin setiap Senin hingga Kamis dengan sistem giliran antar OPD. Pengaturan ini dibuat supaya pembinaan keagamaan berjalan tanpa mengganggu pelayanan publik.
Pemko berharap program ini tidak sekadar menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang harmonis, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Sekretaris Dinas Labuhanbatu Didakwa Tipu 20 Laptop, Rugikan Rp183,5 Juta
Sekretaris Dinas Peternakan Labuhanbatu, Mudasir, didakwa menipu pengadaan 20 laptop yang merugikan Rp183,5...
PSMS Menang 2-1 atas PSIS, Bobby Minta Persiapan Stadion dan Optimisme Promosi
PSMS Medan menang 2-1 atas PSIS (25/10) dan naik ke posisi dua Grup A; Gubernur Bobby minta perbaikan stadio...
Petani Sipirok Keluhkan Pupuk Subsidi Dijual di Atas HET
Petani Sipirok mengeluhkan NPK Phonska dijual Rp150.000 per sak, jauh di atas HET Rp92.000; mereka minta Din...
Polres Tapteng Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi dan 14 Tabung LPG
Polres Tapteng menangkap SS (45) usai ditemukan enam jerigen Pertalite dan 14 tabung LPG 3 kg yang diduga ak...
PIKI Samosir Dilantik, Diharap Jadi Mitra Strategis Pembangunan
DPC PIKI Samosir periode 2026–2031 dilantik 25 Oktober di Pangururan; diharapkan jadi mitra strategis dalam...
Polres Taput Gelar Operasi Patuh Toba 2026 Selama 14 Hari
Polres Tapanuli Utara menggelar Operasi Patuh Toba 2026 selama 14 hari untuk menekan kecelakaan, menindak pe...