Lokal

PIKI Samosir Dilantik, Diharap Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Bagikan:
Pelantikan DPC PIKI Samosir di Gereja GKPI Tanah Lapang Pangururan

PANGURURAN — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Samosir periode 2026–2031 resmi dilantik pada Minggu, 25 Oktober 2026, di Gereja GKPI Tanah Lapang Pangururan. Pelantikan bertujuan menjadikan PIKI tidak hanya sebagai wadah intelektual Kristen, tetapi juga sebagai bagian solusi untuk berbagai tantangan pembangunan daerah.

Pelantikan dan susunan pengurus

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal DPD PIKI Sumatera Utara, Pdt. Steven Kumenit. Susunan kepengurusan DPC PIKI Samosir periode 2026–2031 dipimpin Megianto Sinaga (Ketua), Tumpal BT. Siregar (Sekretaris), dan Ronal Nirma Sihotang (Bendahara).

Acara tersebut juga menampilkan PIKI Awards 2026 yang disiarkan secara langsung sehingga dapat disaksikan publik. Ketua DPP PIKI Maruarar Sirait turut menyapa Bupati dan jajaran pengurus yang baru dilantik.

Harapan pemerintah daerah

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menyambut baik terbentuknya kepengurusan baru dan berharap PIKI mampu menjalankan amanah dengan ikhlas serta menunjukkan nilai kekristenan dalam setiap langkah organisasi.

"PIKI harus berbeda dengan organisasi lain karena ada karakter kekristenan yang harus dijaga dan ditunjukkan kepada masyarakat. Ada model yang dapat dan tidak dapat dilakukan sesuai ajaran Kristus," ujar Vandiko.

Vandiko menekankan bahwa tantangan pembangunan semakin kompleks, mencakup infrastruktur, pendidikan, pembentukan karakter generasi muda, hingga persoalan narkoba. Karena itu, pemerintah membutuhkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.

Peran PIKI dalam pembangunan daerah

Bupati berharap PIKI Samosir membangun jaringan kuat dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggulirkan ide serta program pembangunan. Ia juga menyampaikan dorongan dari DPP PIKI Pusat agar Pemerintah Kabupaten Samosir mendukung pembentukan DPC PIKI di daerah.

"Dengan jaringan PIKI yang kuat, PIKI Samosir dapat berperan aktif dalam pembangunan. Selanjutnya kami tunggu pemikiran-pemikiran dari PIKI," tambah Vandiko.

Respons dan komitmen pengurus

Ketua DPC PIKI Samosir, Megianto Sinaga, menjelaskan bahwa kepengurusan baru terdiri dari berbagai latar belakang denominasi gereja, profesi, ASN, pensiunan, hingga pengusaha. Keberagaman ini dianggap sebagai kekuatan untuk menghadirkan gagasan bagi daerah.

"PIKI tidak hadir menjadi benalu, tetapi menjadi bagian dari solusi bagi Pemerintah Kabupaten Samosir. Kami siap mendukung program Pemkab Samosir, khususnya dalam menggalakkan pariwisata dan program-program strategis lainnya," kata Megianto.

Sekdakab sekaligus Dewan Pakar PIKI Samosir, Marudut Tua Sitinjak, berharap pengurus baru menyusun program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan membangun kolaborasi yang nyata dengan pemerintah.

Pesan organisasi

Berta Mariana Silalahi, Bendahara DPD PIKI Sumatera Utara, mengingatkan agar PIKI Samosir hadir sebagai "garam dan terang dunia" dan menjawab tantangan zaman sambil tetap berpegang pada nilai kekristenan.

"PIKI Samosir harus mendorong kemajuan daerah, menjaga kelestarian Danau Toba dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat. Tetap teguh dengan semangat pengabdian," ujar Berta.

Acara pelantikan yang dihadiri Bupati Vandiko, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, dan tokoh PIKI menandai langkah awal pengurus baru untuk menyusun program kerja konkret yang berdampak bagi pembangunan dan masyarakat Samosir.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait