Lokal

Pasar Tani Aceh 2026 Digelar di Langsa, Dorong Pemasaran Petani

Bagikan:
Aktivitas Pasar Tani Aceh 2026 di Lapangan Merdeka Kota Langsa

Langsa — Pemerintah Aceh bersama Dinas Pertanian Kota Langsa menyelenggarakan Pasar Tani Aceh 2026 di Lapangan Merdeka, Langsa. Kegiatan berlangsung sebagai bagian perayaan HUT ke-25 Kota Langsa dan bertujuan memperluas akses pasar bagi petani serta mendukung UMKM.

Tujuan dan dukungan kegiatan

Pasar Tani mengusung tema "Jadikan Pasar Tani sebagai Wadah Pemasaran bagi Petani Kota Langsa". Kegiatan ini bertujuan memperpendek rantai distribusi, menekan biaya pemasaran, serta menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

Kegiatan mendapat dukungan dari Pertamina, Bulog, dan sektor ESDM. Penyelenggara berharap sinergi ini turut membantu pemulihan ekonomi pascabencana dan pengendalian inflasi.

Produk dan pelaku

Berbagai produk dijajakan langsung oleh petani dan pelaku UMKM. Langkah ini memberi konsumen pilihan harga lebih kompetitif dan memberi pelaku usaha akses pelanggan tanpa perantara.

  • Sembako dan telur
  • Makanan dan minuman
  • Buah-buahan dan sayuran
  • Pupuk dan bibit tanaman
  • Gas LPG 3 kilogram

Respons Pemerintah Kota Langsa

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE diwakili Asisten I Pemko Langsa Al Azmi SSTP MAP menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Pasar Tani yang bertepatan dengan HUT Kota Langsa.

"Atas nama Pemerintah Kota Langsa, kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah menyelenggarakan kegiatan Pasar Tani ini. Kegiatan tersebut sangat positif karena mendukung pemasaran hasil pertanian, membantu pemulihan ekonomi pascabencana, serta menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat,"

Dia menambahkan bahwa Pemko Langsa terus membuka ruang bagi UMKM, termasuk melalui kegiatan Car Free Day yang memberi kesempatan interaksi langsung antara pelaku usaha dan konsumen.

Sejarah pelaksanaan dan target omzet

Pasar Tani merupakan bagian dari roadshow yang digelar di beberapa kabupaten dan kota sesuai arahan Pemerintah Aceh. Pelaksanaan di Kota Langsa sudah pernah dilakukan sebelumnya dengan catatan omzet yang variatif.

Tahun Peserta UMKM Omzet
2022 60 Rp126 juta
2023 50 Rp80 juta

"Pada 2026 ini, kami kembali hadir di Kota Langsa dengan harapan omzet yang dicapai dapat melampaui hasil tahun-tahun sebelumnya,"

Manfaat pasar dan fokus komoditas

Kepala Bidang Hortikultura menjelaskan bahwa pasar dirancang untuk mempertemukan produsen langsung dengan konsumen. Dengan cara ini, distribusi dipangkas sehingga petani mendapat akses pasar lebih baik.

"Melalui Pasar Tani, produsen dapat menjual hasil produksinya langsung kepada konsumen. Kita berharap mekanisme ini dapat membantu menekan biaya distribusi, menjaga keterjangkauan harga pangan, dan mendukung upaya pengendalian inflasi,"

Dia juga menyoroti komoditas yang sering mempengaruhi harga pangan, seperti bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit.

Promosi UMKM dan prospek ke depan

Selain transaksi jual-beli, panitia menyediakan fasilitas promosi agar UMKM dapat memperkenalkan produk langsung kepada masyarakat. Hal ini membuka peluang perluasan pasar bagi pelaku usaha lokal.

Penyelenggara berharap jika pelaksanaan di Langsa berjalan baik, acara serupa dapat kembali digelar pada November mendatang. Sinergi antara Pemerintah Aceh dan Pemko Langsa diharapkan semakin memperkuat pemasaran produk pertanian, mendorong pertumbuhan UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait