LPPLU Medan Gelar Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga untuk Lansia
Medan — Lembaga Pemberdayaan Perempuan Lanjut Usia (LPPLU) Kota Medan menggelar sosialisasi tanaman obat keluarga (TOGA) pada Rabu, 14 Oktober. Kegiatan berlangsung di Kampung Ramah Lansia Perempuan, Jalan Amal Gg Melati V, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Acara bertujuan mendorong pemanfaatan pekarangan dan meningkatkan kesadaran lansia akan manfaat tanaman herbal bagi kesehatan dan ekonomi keluarga.
Peserta dan narasumber
Kegiatan dihadiri Ketua LPPLU Kota Medan Fahrizar Iskandar Harahap, pengurus, dan ketua perwakilan dari 21 kecamatan di Kota Medan. Narasumber acara antara lain dr. Yulia Maryani, M.Kes selaku Ketua Ikatan Isteri Dokter Indonesia (IIDI) Kota Medan, serta Ketua Lembaga Lansia Indonesia (LLI) Kota Medan Renward Parapat.
Dasar hukum perhatian terhadap lansia
Dalam sambutannya, Ketua LPPLU Fahrizar menjelaskan bahwa kepedulian negara terhadap lansia diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 tentang lansia. UU tersebut menetapkan bahwa kategori lansia dimulai pada usia 60 tahun ke atas. Fahrizar juga menyebutkan Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 sebagai strategi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan lanjut usia.
Tujuan sosialisasi TOGA
Fahrizar mengatakan sosialisasi ini diselenggarakan untuk mendorong pemanfaatan lahan pekarangan agar menghasilkan tanaman obat yang mudah dikembangkan. Selain aspek kesehatan, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan pengolahan tanaman herbal sehingga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan.
"Sosialisasi edukasi tanaman herbal mudah ditanam di pekarangan yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan keluarga. Dan mengetahui khasiat pada tanaman herbal. Antaranya mengandung anti oksidan dan bisa menjadi imun bagi tubuh. Jika tanaman herbal dikelola bisa untuk kesehatan keluarga dan berpotensi menjadi penghasilan tambahan sebagai pendukung ekonomi keluarga,"
Respon dan harapan
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan turut hadir memberikan dukungan. Ketua LLI Kota Medan Renward Parapat mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap kegiatan tanam menanam dapat berlanjut di masyarakat.
"Kegiatan ini sangat positif, tanaman obat obatan sangat bermanfaat untuk kesehatan. Harapan saya setelah acara ini, tanam menanam dilanjutkan,"
Dengan adanya sosialisasi ini, LPPLU berharap lansia di Medan lebih mandiri dan sehat melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga. Ke depan, langkah lanjutan di tingkat kelurahan dan kecamatan diharapkan memperkuat penerapan praktik TOGA dalam kehidupan sehari-hari lansia.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
LAPK: Ancaman Darurat Asap, Kritik Keras atas Keterlambatan Pemerintah
LAPK peringatkan darurat asap saat El Niño, kecam keterlambatan pemerintah dan tuntut penegakan hukum serta...
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Kualanamu
Kabut asap Karhutla dari Sumatera Selatan dan Kalimantan mengganggu penerbangan di Bandara Kualanamu, 3 diba...
Penundaan Eksekusi Lelang Tanah di Rantauprapat Bikin Pemenang Frustrasi
Pemenang lelang tanah 1.119 m2 di Rantauprapat belum bisa menguasai asetnya karena tiga kali eksekusi ditund...
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi Sekolah di Tapanuli Utara
Mendikdasmen Abdul Mu’ti meninjau revitalisasi dua sekolah di Tapanuli Utara pada 15 Oktober, rencana tambah...
DPRA Minta Aparat Tak Agresif Terkait Pengibaran Bendera Aceh
Ketua Komisi I DPRA minta aparat tak agresif menanggapi pengibaran Bendera Bulan Bintang; sebut itu simbol d...
DPRK Banda Aceh Audiensi dengan BEM FEB USK Bahas Ekonomi dan Otsus
Ketua DPRK Banda Aceh terima audiensi BEM FEB USK, bahas ekonomi Aceh, dampak Otsus, dan langkah pro-rakyat...