Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi Sekolah di Tapanuli Utara
Tarutung, 15 Oktober — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti M.Pd, meninjau revitalisasi dua sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara pada Kamis, 15 Oktober. Kunjungan ini bertujuan mengevaluasi pembangunan fasilitas, melihat pelaksanaan program makanan sekolah, dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Kunjungan dan lokasi
Abdul Mu’ti mengunjungi SD Negeri 173281 Lumban Julu dan SMP Negeri 4 Tarutung. Turut mendampingi Bupati Taput Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dan Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan.
Selain meninjau fisik bangunan, rombongan memeriksa kesiapan sekolah dalam mendukung proses belajar mengajar. Kegiatan berlangsung tertib dan melibatkan dialog langsung dengan guru dan siswa.
Rencana fasilitas dan program pembelajaran
Pada kunjungan ke SD Negeri 173281 Lumban Julu, Mendikdasmen mengumumkan rencana penambahan tiga unit papan interaktif digital (smartboard). Penambahan ini dimaksudkan agar penerapan teknologi pembelajaran lebih merata di sekolah dasar daerah.
Abdul Mu’ti juga meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan memastikan program berjalan sesuai standar. Pemeriksaan MBG mencakup kualitas makanan dan mekanisme distribusi kepada peserta didik.
Dialog dengan guru dan pemerintah daerah
Usai peninjauan, Mendikdasmen menggelar dialog bersama guru dari berbagai jenjang dan jajaran Pemkab Taput di Kantor Bupati. Pembahasan difokuskan pada peningkatan mutu pembelajaran dan pemanfaatan fasilitas baru.
Pemkab Taput menyatakan komitmen memperkuat sarana dan prasarana, mendorong pemanfaatan teknologi pendidikan, serta meningkatkan kerja sama dengan pihak terkait. Dukungan ini diharapkan mempercepat pemulihan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.
Dampak dan harapan ke depan
Peninjauan diharapkan memperkuat sinergi pusat-daerah dan memastikan fasilitas yang dibangun memberi manfaat berkelanjutan bagi peserta didik. Pemeriksaan langsung juga menjadi alat kontrol bagi pelaksanaan program-program pendidikan.
Abdul Mu’ti menekankan pentingnya pemeliharaan fasilitas agar investasi pendidikan berbuah peningkatan mutu belajar. Ia mengingatkan tanggung jawab bersama antara sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Fasilitas yang telah dibangun harus dimanfaatkan dan dirawat dengan baik agar mendukung peningkatan mutu pendidikan," ujar Abdul Mu’ti.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat revitalisasi sekolah dan perluasan akses teknologi pembelajaran di Tapanuli Utara. Pemerintah daerah dan pusat berencana melanjutkan pemantauan dan dukungan sesuai kebutuhan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
LPPLU Medan Gelar Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga untuk Lansia
LPPLU Medan menggelar sosialisasi tanaman obat keluarga pada 14 Oktober untuk meningkatkan kesehatan dan pot...
LAPK: Ancaman Darurat Asap, Kritik Keras atas Keterlambatan Pemerintah
LAPK peringatkan darurat asap saat El Niño, kecam keterlambatan pemerintah dan tuntut penegakan hukum serta...
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Kualanamu
Kabut asap Karhutla dari Sumatera Selatan dan Kalimantan mengganggu penerbangan di Bandara Kualanamu, 3 diba...
Penundaan Eksekusi Lelang Tanah di Rantauprapat Bikin Pemenang Frustrasi
Pemenang lelang tanah 1.119 m2 di Rantauprapat belum bisa menguasai asetnya karena tiga kali eksekusi ditund...
DPRA Minta Aparat Tak Agresif Terkait Pengibaran Bendera Aceh
Ketua Komisi I DPRA minta aparat tak agresif menanggapi pengibaran Bendera Bulan Bintang; sebut itu simbol d...
DPRK Banda Aceh Audiensi dengan BEM FEB USK Bahas Ekonomi dan Otsus
Ketua DPRK Banda Aceh terima audiensi BEM FEB USK, bahas ekonomi Aceh, dampak Otsus, dan langkah pro-rakyat...