DPD PDI Jatim Wajibkan Pengurus PAC Punya Akun Media Sosial
Magetan, 16 Mei 2026 — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mewajibkan seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) memiliki akun media sosial untuk memperkuat komunikasi politik partai di era digital. Kebijakan ini disampaikan Wakil Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPD Jatim, Budi Kanang Sulistyono, saat pelantikan pengurus PAC se-Kabupaten Magetan.
Akun media sosial menjadi kewajiban
Budi Kanang menegaskan seluruh pengurus struktural PAC harus aktif di platform digital. Minimal tiga platform yang diwajibkan adalah Instagram, TikTok, dan Facebook. Akun itu difungsikan untuk menyampaikan informasi resmi partai sekaligus edukasi kepada publik.
"Semua kader terutama struktural PAC wajib punya akun. Minimal Instagram, TikTok, dan Facebook,"
Ia menambahkan media sosial kini sangat memengaruhi pola pikir masyarakat, sehingga kader diminta menyebarkan konten positif dan edukatif, bukan konten negatif yang mengaburkan fakta.
"Jangan kalah dengan buzzer-buzzer yang hal-hal negatif dijadikan positif. Itu sangat tidak produktif,"
Imbauan antikorupsi dan keterbukaan kantor PAC
Selain penguatan digital, Budi Kanang mengingatkan kader untuk menjauhi praktik korupsi dan tetap berpegang pada cita-cita Bung Karno dalam upaya menyejahterakan rakyat. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi langsung antara pengurus PAC dan masyarakat.
"PAC harus menjadi rumah yang bisa menaungi siapa saja agar masyarakat merasa nyaman dan sejuk,"
Menurutnya, kantor PAC harus dibuka sebagai ruang publik yang inklusif dan ramah bagi berbagai kalangan.
Komposisi pengurus: banyak wajah muda dan perempuan
Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Sasa, menyatakan kepengurusan baru mengakomodasi banyak kaum muda dan perempuan. Komposisi ini bagian dari strategi memberi ruang bagi regenerasi kader.
- Lebih dari 35 persen pengurus PAC berusia di bawah 35 tahun
- Sekitar 36 persen pengurus adalah perempuan
"PDI Perjuangan memberi ruang yang sangat terbuka bagi anak-anak muda untuk mengaktualisasi diri,"
Fokus organisasi sebelum target politik
Diana menegaskan partai saat ini fokus menata struktur dan memperkuat mesin organisasi. Target kursi untuk Pemilu akan dibahas setelah struktur dinyatakan matang.
"Kami siapkan mesin dulu, tata struktur dulu. Kalau sudah matang baru bicara target kursi,"
Dengan kewajiban akun media sosial dan komposisi pengurus yang lebih muda serta beragam, PDI Perjuangan Jawa Timur berharap memperkuat hubungan dengan akar rumput sekaligus meningkatkan kapabilitas komunikasi digital kader menjelang agenda politik mendatang.
Berita Terkait
Petani Bondowoso Tertekan Biaya Produksi, DPR Minta Pemerintah Bertindak
Sony T. Danaparamita soroti kenaikan biaya produksi petani Bondowoso; minta penambahan pupuk subsidi, pengel...
914 Jamaah Haji Blitar Dilepas Bupati Rijanto, Diminta Jaga Kesehatan
Bupati Rijanto melepas 914 jamaah haji Blitar pada 19 Mei 2026 dan berpesan menjaga kesehatan serta disiplin...
Puti Guntur Tegaskan Loyalitas dalam Pelantikan PAC PDIP Sidoarjo
Puti Guntur minta pengurus PAC PDIP Sidoarjo (masa 2026–2031) tetap loyal dan disiplin, sambil menegaskan ma...
Pemkot Cepat Pulihkan Taman Usai Surabaya Vaganza, DPRD Apresiasi
Ketua Komisi C DPRD Surabaya memuji langkah cepat Pemkot lewat Satgas DLH memulihkan taman yang rusak pasca...
Pelantikan 198 Pengurus PAC PDI Perjuangan Sidoarjo
Ratusan pengurus PAC PDI Perjuangan Sidoarjo dilantik, berangkat dari lokasi simbolis untuk menyorot banjir,...
Pelantikan PAC PDI Perjuangan Sidoarjo: Tari, DJ, Pesan Ketahanan
Pelantikan PAC PDI Perjuangan Sidoarjo di Fave Hotel (18/5/2026) memadukan DJ, tari "Gemilang Kahuripan", da...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!