Pelantikan PAC PDI Perjuangan Sidoarjo: Tari, DJ, Pesan Ketahanan
SIDOARJO — Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Sidoarjo dilantik di Fave Hotel Sidoarjo, Senin 18 Mei 2026. Acara menggabungkan hiburan modern, pementasan tari tradisional, dan dekorasi bertema ketahanan pangan untuk menegaskan pesan politik dan budaya.
Pembukaan dan hiburan
Acara dibuka oleh DJ QQS yang menghadirkan musik energik untuk menghangatkan suasana. Setelah itu, panggung berganti dengan penampilan tari dari Sanggar Sembrani Art Sidoarjo.
Perpaduan antara lantunan DJ dan tari tradisional membuat pelantikan terasa lebih hidup serta menarik perhatian kader yang hadir.
Tarian "Gemilang Kahuripan" dan makna sejarah
Ketua Sanggar Sembrani Art Sidoarjo, Pangayom, menyampaikan bahwa tarian yang ditampilkan berjudul Gemilang Kahuripan. Karya ini dibuat untuk menggambarkan kejayaan dan kepemimpinan Raja Airlangga pada masa Kerajaan Medang Kahuripan, yang memiliki jejak kuat di wilayah Sidoarjo.
"Karya ini terinspirasi dari Raja Airlangga saat melakukan ekspansi besar-besaran dan penaklukan ke berbagai wilayah demi memperluas kekuasaan Kerajaan Kahuripan," ujar Pangayom selepas penampilan.
Pangayom menambahkan bahwa tari itu diadaptasi untuk menonjolkan semangat patriotisme dan kepemimpinan yang dinilai relevan dengan momen politik saat ini.
"Karena memang satu visi. Setelah kami mengobrol dan menyinkronkan tema dengan teman-teman PDI Perjuangan Sidoarjo, karya tari ini dirasa sangat cocok ditampilkan untuk membakar semangat para kader PDI Perjuangan di Sidoarjo," pungkasnya.
Dekorasi panggung dan pesan ketahanan pangan
Panggung dihias dengan ornamen tanaman umbi-umbian dan sayuran segar yang ditata rapi di sekitar area utama. Elemen vegetasi ini bukan sekadar estetika, melainkan simbolisasi makanan pendamping beras.
Menurut panitia, penempatan ornamen tersebut sekaligus menegaskan komitmen partai terhadap program ketahanan pangan sebagaimana sering digaungkan oleh pimpinan partai.
Dampak acara dan konteks
Kolaborasi antara musik modern, tari bersejarah, dan dekorasi filosofis membuat pelantikan PAC se-Kabupaten Sidoarjo berfungsi ganda: sebagai momentum seremonial politik dan panggung untuk mempromosikan budaya lokal serta isu ketahanan pangan.
Langkah sinkronisasi tema antara sanggar seni dan panitia partai menunjukkan upaya deliberate untuk menyatukan pesan politik dengan warisan budaya lokal dalam kegiatan kaderisasi.
Pelantikan ini meninggalkan kesan bahwa kegiatan politik dapat menjadi ruang peragaan nilai budaya dan komitmen program nasional, sekaligus memotivasi kader yang baru resmi dilantik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bangkalan Gelar Upacara HUT ke-81 RI, 1.000 Pelajar Tampil
Pemkab Bangkalan menggelar upacara HUT ke-81 RI di Alun-alun pada 17 Agustus 2026, dimeriahkan aubade 1.000...
Novita Hardini Serahkan Dua Ambulans Gratis untuk Warga Trenggalek
Novita Hardini menyerahkan dua ambulans gratis di Trenggalek pada 17 Agustus 2026 untuk memperkuat layanan k...
Plt Ketua DPRD Bacakan Proklamasi di Upacara HUT ke-81 RI Magetan
Plt Ketua DPRD Magetan, H. Suyatno, membacakan Naskah Proklamasi dan mengajak warga berdoa serta bersolidari...
PDI Perjuangan Jatim Galang Bantuan untuk Korban Gempa Flores
PDI Perjuangan Jatim menggalang bantuan untuk korban gempa Flores dan Baguna siap diterjunkan setelah koordi...
Eri Cahyadi: Pancasila dan Gotong Royong untuk Kesejahteraan Surabaya
Wali Kota Eri Cahyadi minta warga Surabaya aktif gotong royong dan mengamalkan Pancasila untuk atasi kesenja...
Bupati Sumenep: HUT ke-81 RI Harus Terwujud lewat Pelayanan dan Pembangunan
Bupati Sumenep menegaskan HUT ke-81 RI harus diwujudkan lewat pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan...