PDI Jatim Dorong Anak Muda Bangun Komunikasi Politik Digital
LAMONGAN — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam kerja politik partai di era digital. Pernyataan itu disampaikan usai pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Lamongan pada Senin, 18 Mei 2026. Partai kini mendorong anak muda bukan sekadar sebagai pelengkap organisasi, tetapi aktif membangun citra dan komunikasi partai di media sosial.
Kebutuhan peran generasi muda
Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Susy Cecilia, mengatakan perubahan teknologi dan karakter pemilih muda memaksa partai menyesuaikan cara komunikasi. Ia menilai penilaian publik kini tak hanya berdasarkan aktivitas di lapangan, tetapi juga bagaimana partai tampil di ruang digital.
“Anak muda harus diberi ruang untuk terlibat aktif dalam membangun citra dan komunikasi partai, khususnya di media sosial,”
Menurut Susy, generasi muda memiliki kreativitas dan pola komunikasi yang lebih dekat dengan perkembangan media digital. Kader muda diharapkan membantu membumikan narasi perjuangan partai kepada masyarakat luas.
Kuota Gen-Z dan keterwakilan perempuan
Untuk memperkuat regenerasi, PDIP Jawa Timur menetapkan struktur organisasi yang memberi ruang bagi generasi muda dan perempuan. Susy menyebut seluruh PAC diwajibkan memenuhi komposisi minimal:
- 20% kader Gen-Z
- 30% keterwakilan perempuan
Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan peran anak muda dan perempuan tidak sekadar simbolis, tetapi nyata dalam pengambilan keputusan dan aktivitas partai.
Strategi komunikasi digital PAC
Susy menegaskan penguatan komunikasi politik lewat media sosial menjadi fokus penting DPD. PAC diminta aktif menggaungkan kerja-kerja partai melalui platform digital dengan pendekatan kreatif dan terbuka.
“PDI Perjuangan harus terbuka, tidak boleh kaku,”
Ia menambahkan bahwa komunikasi digital bukan hanya soal popularitas. Platform ini juga dipakai untuk menunjukkan kerja nyata kader di tengah masyarakat sehingga publik melihat partai hadir untuk kepentingan rakyat.
Dampak di Lamongan dan tantangan ke depan
Susy memberi apresiasi kepada PAC di Lamongan yang dinilai berhasil menjaga soliditas partai dan meningkatkan suara PDIP di daerah itu. Ia menyatakan capaian tersebut berkat kerja kader di akar rumput yang aktif bergerak di masyarakat.
Ke depan, kader muda di setiap PAC diharapkan menjadi agen promotor yang mengamplifikasi kegiatan kerakyatan dan perjuangan partai di wilayah masing-masing. Meski demikian, Susy mengakui tantangan berat menanti dan meminta perbaikan berkelanjutan agar komunikasi politik digital berjalan efektif.
Penutup: Dengan memberi ruang konkret kepada Gen-Z dan perempuan, PDI Jawa Timur menempatkan komunikasi digital sebagai alat strategis untuk menjaga relevansi partai di mata pemilih muda dan memperkuat kerja organisasi di tingkat lokal.
Berita Terkait
Pelantikan PAC PDI Perjuangan Sidoarjo: Tari, DJ, Pesan Ketahanan
Pelantikan PAC PDI Perjuangan Sidoarjo di Fave Hotel (18/5/2026) memadukan DJ, tari "Gemilang Kahuripan", da...
PDIP Bojonegoro Lantik 1.300 Kader PAC, Dominasi Perempuan & Muda
PDIP Bojonegoro melantik 1.300 kader PAC di GOR Debonsia, 19 Mei 2026; kepengurusan baru didominasi 33% anak...
Hotline
Hotline WhatsApp "Lapor Cak Eri" di Surabaya menerima sekitar 400 aduan sehari, ditargetkan ditindak 1x24 ja...
PDIP Lamongan Perkuat Struktur, Target 1.400 Kepengurusan Dusun
PDIP Lamongan melantik 27 PAC dan menargetkan pembentukan kepengurusan di 1.400 dusun untuk memperkuat mesin...
PDIP Jatim Buka Ruang Luas bagi Generasi Muda di Struktur Partai
PDIP Jatim melantik 297 PAC di Lamongan dan mewajibkan 20% kursi diisi kader muda untuk meningkatkan peran g...
Pemkab Bangkalan Luncurkan Subsidi Bunga 0% untuk 1.000 UMKM
Pemkab Bangkalan meluncurkan subsidi bunga 0% bagi UMKM dengan anggaran Rp1,2 miliar; target 1.000 penerima,...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!