Politik

Pelantikan 198 Pengurus PAC PDI Perjuangan Sidoarjo

Bagikan:
Pengurus PAC PDI Perjuangan Sidoarjo sebelum pelantikan

SIDOARJO — Ratusan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Sidoarjo diberangkatkan menuju pelantikan masa tugas 2026–2031 di Hall Fave Hotel Sidoarjo pada Senin malam, 18 Mei 2026. Alih-alih berkumpul di kantor sekretariat, setiap PAC memilih titik keberangkatan yang merepresentasikan masalah publik setempat, seperti banjir, kemacetan, penyusutan lahan pertanian, dan pengangguran.

Keberangkatan simbolis dari titik masalah

Setiap PAC berangkat dari lokasi yang menjadi sorotan warga. Momen keberangkatan ditayangkan bergantian di layar besar selama acara sebagai bentuk simbolisasi aspirasi.

Contoh yang muncul di lokasi antara lain:

  • PAC Tanggulangin berangkat dari Desa Kedungbanteng, kawasan langganan banjir tahunan.
  • PAC Jabon memilih tol lama (dikenal tol HK) yang putus akibat lumpur Lapindo dan kerap dipakai balap liar.
  • PAC Tarik, Krian, dan Balongbendo memulai dari area persawahan sebagai protes terhadap menyusutnya lahan pertanian.
  • PAC Gedangan berkumpul di perempatan Gedangan, simbol kemacetan yang belum terurai.
  • PAC Buduran bertolak dari frontage kawasan Buduran yang belum tembus, sedangkan PAC Sidoarjo (kota) berangkat dari depan Kantor Dinas Tenaga Kerja sebagai penanda masalah pengangguran.

Data pengurus dan komposisi

Pada pelantikan itu dilantik total 198 kader dari 18 PAC. Komposisi pengurus menunjukkan peningkatan keterlibatan perempuan dan generasi muda.

Keterangan Angka Persentase
Total kader dilantik 198 -
Kader perempuan 83 42%
Generasi muda (<35 tahun) 75 38%
Luas sawah di Sidoarjo (perkiraan) 12.000 hektar -
Pengangguran terbuka (tahun lalu) ~69.000 orang -

Aspirasi dan pesan terhadap penyelenggara

Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Hari Yulianto, mengatakan pilihan lokasi keberangkatan sejalan dengan problem yang dirasakan masyarakat. Ia menyebutkan rentang isu yang disuarakan kader.

"Ada persoalan banjir, kemacetan, persoalan pangan, hingga ketenagakerjaan."

Hari juga menegaskan bahwa simbol-simbol tersebut merupakan kritik konstruktif agar penyelenggara pemerintahan di tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat bekerja bersama mencari solusi.

"Sebagai kritik konstruktif terhadap jalannya penyelenggaraan pemerintahan... untuk dicarikan solusi secara bersama-sama."

Regenerasi dan langkah konkret

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberi apresiasi atas keterlibatan generasi muda dalam struktur partai.

"Ini memang bagaimana PDI Perjuangan melakukan regenerasi, membuka ruang untuk anak-anak muda... tapi jangan pergi, tetaplah bersama, dampingi anak-anak muda."

Pada kesempatan yang sama, pengurus pusat meminta kader segera bekerja turun ke rakyat. Sebagai langkah konkret, DPC menyerahkan bibit tanaman sukun kepada setiap PAC untuk ditanam di lingkungan masing-masing sebagai upaya menambah bahan makanan pendamping beras.

Pelantikan dan aksi simbolis keberangkatan ini diharapkan menjadi pintu masuk dialog antara partai dan pemerintah daerah untuk menuntaskan persoalan lokal yang menjadi perhatian warga Sidoarjo.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau sebelum ditampilkan.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!