Pemkot Cepat Pulihkan Taman Usai Surabaya Vaganza, DPRD Apresiasi
SURABAYA — Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Surabaya melalui Satgas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang memulihkan sejumlah taman kota yang rusak pasca pergelaran Surabaya Vaganza pada Sabtu malam (16/5/2026). Ia menilai tindakan cepat itu penting untuk menjaga kualitas ruang terbuka hijau di pusat kota.
Pemulihan cepat oleh Satgas DLH
Pemkot Surabaya langsung mengerahkan Satgas DLH sejak Minggu pagi (17/5/2026) untuk memperbaiki taman-taman yang terdampak. Aksi ini menyasar perbaikan vegetasi, penataan ulang bed tanaman, dan penggemburan media tanam yang padat akibat terinjak pengunjung.
“Kami mengapresiasi gerak cepat Pemkot Surabaya lewat Satgas DLH yang langsung memulihkan taman-taman yang rusak tersebut,”
Lokasi terdampak dan kronologi singkat
Perayaan Surabaya Vaganza dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 pada 16 Mei menyedot ribuan warga. Pusat kota dipadati pengunjung yang menyaksikan parade budaya dan Festival of Lights. Beberapa titik taman yang terdampak antara lain Alun-Alun Surabaya, Taman Apsari, dan area sekitar Monumen Bambu Runcing.
Perawatan teknis untuk pemulihan optimal
Eri menegaskan pemulihan tidak cukup sebatas pembersihan permukaan. Menurut dia, perbaikan harus bersifat teknis agar vegetasi dan ekosistem taman pulih optimal.
“Tentu petugas di lapangan sudah memahami bagaimana merapikan bed tanaman, melakukan penegakan tanaman yang rebah, penyulaman tanaman hias dan groundcover yang rusak, bahkan aspek seperti penggemburan media tanam yang mengalami pemadatan akibat terinjak pengunjung pasti telah diperhatikan,”
Ajakan menjaga fasilitas publik dan evaluasi acara
Selain mengapresiasi kerja Satgas DLH, Eri mengajak masyarakat menjaga fasilitas publik saat menghadiri acara besar. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama agar ruang hijau berkelanjutan.
“Ke depan, kesadaran bersama untuk menjaga taman perlu terus dibangun, misalnya dengan memanfaatkan jalur pedestrian dan tidak menginjak area vegetasi yang sudah ditata,”
Politisi tersebut juga menyarankan evaluasi penyelenggaraan event, termasuk penguatan pengamanan area taman melalui pemasangan barrier sementara dan pengaturan kerumunan.
“Ke depan, pengamanan area ruang hijau, pemasangan barrier sementara, hingga pengaturan kantong penonton perlu diperkuat supaya event tetap meriah tetapi taman kota juga tetap terlindungi,”
Implikasi kebijakan dan langkah selanjutnya
Eri menyatakan DPRD akan mendorong Pemkot memperbanyak taman aktif dan ruang bermain ramah anak serta mendorong sertifikasi taman dari kementerian terkait. Langkah ini bertujuan menjaga fungsi ekologis, estetika, dan sosial ruang terbuka hijau di Surabaya.
Upaya cepat pemulihan taman pasca acara besar menjadi bukti komitmen kota menjaga kualitas lingkungan perkotaan sekaligus bahan evaluasi untuk penyelenggaraan acara mendatang.
Berita Terkait
Pelantikan PAC PDI Perjuangan Sidoarjo: Tari, DJ, Pesan Ketahanan
Pelantikan PAC PDI Perjuangan Sidoarjo di Fave Hotel (18/5/2026) memadukan DJ, tari "Gemilang Kahuripan", da...
PDIP Bojonegoro Lantik 1.300 Kader PAC, Dominasi Perempuan & Muda
PDIP Bojonegoro melantik 1.300 kader PAC di GOR Debonsia, 19 Mei 2026; kepengurusan baru didominasi 33% anak...
Hotline
Hotline WhatsApp "Lapor Cak Eri" di Surabaya menerima sekitar 400 aduan sehari, ditargetkan ditindak 1x24 ja...
PDI Jatim Dorong Anak Muda Bangun Komunikasi Politik Digital
PDI Jatim mendorong keterlibatan Gen-Z dan perempuan untuk membangun citra partai melalui komunikasi politik...
PDIP Lamongan Perkuat Struktur, Target 1.400 Kepengurusan Dusun
PDIP Lamongan melantik 27 PAC dan menargetkan pembentukan kepengurusan di 1.400 dusun untuk memperkuat mesin...
PDIP Jatim Buka Ruang Luas bagi Generasi Muda di Struktur Partai
PDIP Jatim melantik 297 PAC di Lamongan dan mewajibkan 20% kursi diisi kader muda untuk meningkatkan peran g...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!