Empower Academy 2026: Dorong Produk UMKM Perempuan Lebih Kompetitif
Empower Academy Jakarta 2026 menggelar pelatihan kewirausahaan bagi 25 perempuan pelaku usaha makanan rumahan di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan inovasi produk, standar keamanan pangan, dan daya saing produk UMKM di pasar nasional melalui pembekalan praktik desain kemasan dan penyusunan SOP produksi.
Fokus pelatihan: inovasi dan standar jual
Peserta mendapat materi tentang riset pasar, penciptaan produk sesuai kebutuhan konsumen, serta teknik menjaga kualitas yang konsisten. Selain teori, sesi praktik mencakup desain label kemasan dan cara menyusun Standard Operating Procedure (SOP) produksi agar mutu dan kebersihan terjaga.
Pelatihan juga mengajarkan peserta membangun identitas merek dan menulis informasi produk yang jelas. Dengan begitu, produk rumahan berpeluang menembus pasar modern dan memperluas distribusi.
Empat fondasi produk yang dipaparkan
Yanty Melianty, CEO PT Magfood Inovasi Pangan dan PT Magfood Amazy Internasional, menekankan empat fondasi utama produk yang baik: inovasi dan riset pasar, standar keamanan pangan, konsistensi, dan estetika. Ia membagikan pengalaman lebih dari dua dekade dalam pengembangan produk pangan.
"Produk yang baik bukan hanya yang enak atau fungsional. Tetapi yang bisa dipercaya oleh konsumen secara konsisten dan terlihat meyakinkan sejak pertama kali dilihat,"
Praktik SOP untuk menjaga kualitas
Penyusunan SOP menjadi fokus agar pelaku usaha dapat mereplikasi proses produksi dengan hasil serupa setiap kali. Konsistensi rasa, kualitas, dan kebersihan menjadi tolok ukur untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang masuk ke jaringan ritel yang lebih besar.
Pemberdayaan perempuan dan ekosistem industri
Empower Academy memandang perempuan sebagai pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi keluarga dan nasional. Program terstruktur ini membantu peserta memperkuat keterampilan bisnis, memperluas akses pasar, dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
Inisiatif ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara komunitas pemberdayaan dan sektor industri untuk membentuk ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Komitmen Magfood Amazy untuk UMKM
Melalui partisipasinya, Magfood Amazy menegaskan dukungan terhadap transformasi UMKM pangan agar naik kelas. Perusahaan menyediakan layanan yang dapat mempercepat perkembangan usaha kuliner.
- Bumbu tabur premium
- Maklon dan private label
- Riset dan pengembangan produk
- Pelatihan serta konsultasi bisnis kuliner
Dengan kombinasi pelatihan praktis dan dukungan industri, program ini berharap mencetak produk pangan UMKM yang tidak hanya enak, tetapi juga aman, konsisten, dan menarik secara visual. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat peran UMKM perempuan dalam perekonomian nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan
Pemerintah menetapkan tarif listrik Triwulan III 2026 tetap untuk golongan subsidi dan nonsubsidi guna menja...
Menkeu Pantau MBG hingga KDMP di Jawa Tengah
Menkeu Purbaya meninjau pelaksanaan MBG, KDMP, dan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah, menekankan pengawalan APBN...
Penyelesaian Rempang Penting untuk Kepastian Investasi dan Warga
Iskandar Sitorus mendorong penyelesaian Rempang-Galang demi kepastian hukum, transparansi, dan perlindungan...
BP Tapera Wujudkan Rumah bagi Driver Gojek
BP Tapera dan Gojek teken PKS 3 Juli 2026 untuk program rumah mitra driver: uang muka 0% dan bunga tetap 5%...
Dekranas Siapkan 300 Stan untuk HUT ke-46 di Makassar
Dekranas siapkan 300 stan untuk HUT ke-46 di Makassar, 8-12 Juli 2026, mendorong UMKM dari seluruh Indonesia...
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax Turbo dan Avtur
Pertamina Patra Niaga menurunkan harga empat BBM non-subsidi dan avtur domestik efektif 1 Juli 2026 untuk me...