IDAI: Anak Paling Rentan Terpapar El Nino 'Godzilla'
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memperingatkan anak-anak menjadi kelompok paling rentan terdampak fenomena El Nino ekstrem atau yang disebut ‘El Nino Godzilla’. Pernyataan itu disampaikan pada konferensi pers lewat zoom di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026. IDAI menyoroti potensi lonjakan diare, dehidrasi, malnutrisi, dan risiko stunting akibat krisis pangan dan air bersih.
Mengapa anak paling rentan?
IDAI menjelaskan beberapa faktor membuat anak lebih mudah terdampak. Sistem imun anak belum matang dan kemampuan mengatur suhu tubuh masih terbatas. Anak juga lebih bergantung pada orang dewasa untuk akses pangan bergizi dan air bersih.
“Anak-anak paling rentan terdampak karena sistem imun belum matang dan kemampuan mengatur suhu tubuh masih terbatas. Selain itu, mereka masih bergantung kepada orang dewasa untuk memenuhi kebutuhan dasar, termasuk makanan bergizi dan air bersih.”
Penjelasan itu disampaikan oleh Darmawan Budi Setyanto, Ketua Satuan Tugas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim IDAI. Ia menekankan risiko terbesar terjadi pada anak usia dini karena metabolisme dan laju pernapasan yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa.
Dampak kesehatan langsung: diare dan dehidrasi
Menurut IDAI, kekeringan akibat El Nino memperburuk ketersediaan air dan sanitasi. Kondisi ini meningkatkan peluang penularan penyakit diare yang sangat berbahaya bagi anak-anak. Dehidrasi pada anak bisa terjadi lebih cepat dan berpotensi fatal jika tidak tertangani dengan baik.
“Ketika sumber air berkurang dan sanitasi memburuk, risiko diare meningkat. Pada anak, dehidrasi bisa terjadi lebih cepat dan berisiko menyebabkan kematian.”
Konsekuensi jangka panjang: malnutrisi dan stunting
IDAI juga memperingatkan dampak jangka panjang jika krisis pangan dan air berlanjut. Kekurangan asupan gizi berkepanjangan dapat mengganggu tumbuh kembang anak. Dalam jangka waktu lama, kondisi itu meningkatkan risiko stunting yang berdampak pada kemampuan kognitif dan kesehatan di masa depan.
Pesan dan langkah yang perlu diperhatikan
IDAI meminta perhatian khusus dari keluarga dan pemangku kepentingan untuk melindungi kelompok rentan ini. Penyediaan air bersih, akses sanitasi layak, dan keberlanjutan pasokan makanan bergizi menjadi kunci mengurangi dampak. Pemantauan kesehatan anak usia dini juga perlu diperketat selama periode cuaca ekstrem.
Dengan ancaman El Nino Godzilla, IDAI menegaskan perlunya kesiapsiagaan agar risiko penyakit dan gangguan gizi pada anak dapat diminimalkan. Upaya bersama antara keluarga, tenaga kesehatan, dan pemerintah dinilai penting untuk mencegah dampak yang lebih luas.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Puskesmas Cibarusah Gencarkan Cek Kesehatan Anak Sekolah
Puskesmas Cibarusah intensifkan CKAS untuk SD, SMP, dan SMA/SMK sejak awal tahun ajaran guna deteksi dini da...
Hari Vegetarian: Jamur Sebagai Alternatif Daging Potensial
Pada Hari Vegetarian, jamur disorot sebagai alternatif daging karena tekstur dan rasa umami, namun masih ada...
Hari Kopi Internasional: Dampak Kopi pada Kesehatan Jantung
Konsumsi kopi berdampak pada jantung tergantung jumlah, jenis, dan penyajian; perhatian meningkat saat Hari...
Cara Terapkan Pola Makan Seimbang di Tengah Kesibukan
Kemenkes menganjurkan praktik pola makan seimbang dengan prinsip Isi Piringku: setengah piring sayur dan bua...
BPOM Pastikan Stok Antiviral Influenza A (H1N1) Cukup
BPOM menyatakan stok antiviral untuk influenza A (H1N1) mencukupi meski kasus meningkat; Kemenkes catat 1.52...
Suntikan Rp20 Triliun untuk BPJS: 6 Catatan Fahira Idris
Fahira Idris menyambut suntikan Rp20 triliun untuk BPJS, namun memberi enam catatan agar dana memperkuat ket...