Puskesmas Cibarusah Gencarkan Cek Kesehatan Anak Sekolah
Puskesmas Cibarusah mengintensifkan program Cek Kesehatan Anak Sekolah (CKAS) sejak awal tahun ajaran untuk siswa SD, SMP, dan SMA/SMK di Kecamatan Cibarusah. Pelaksanaan terjadwal menurut jenjang pelajar, bertujuan mendeteksi dini masalah kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak.
Jadwal dan cakupan pemeriksaan
Program CKAS berjalan berjenjang. Pada Agustus pemeriksaan menyasar siswa SD, Oktober fokus ke SMP, dan November ditujukan bagi siswa SMA/SMK. Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Cibarusah, Nurasi, menyatakan kegiatan dimulai saat siswa masuk sekolah agar kondisi kesehatan terpantau sejak awal.
Aspek pemeriksaan
Pada setiap sesi pemeriksaan, petugas mengecek beberapa aspek kesehatan penting. Pemeriksaan meliputi:
- tanda vital (tekanan darah, denyut nadi),
- tinggi dan berat badan untuk memantau pertumbuhan,
- kondisi gizi,
- fungsi penglihatan,
- kesehatan gigi dan mulut.
Tim pelaksana dan edukasi kesehatan
Tim yang diterjunkan terdiri atas dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, dan tenaga gizi. Selain pemeriksaan, tim memberikan edukasi praktis kepada siswa.
"Kami tidak hanya melihat kondisi anak, tetapi juga memberikan edukasi tentang bagaimana menjaga diri. Seperti menjaga kebersihan gigi dan mulut, kebersihan kuku, menjaga mata, serta penggunaan gadget yang perlu diperhatikan"
Tindak lanjut di sekolah dan Puskesmas
Hasil pemeriksaan disampaikan ke pihak sekolah dan orang tua sebagai bahan tindak lanjut. Jika ditemukan masalah kesehatan yang memerlukan perhatian, sekolah atau orang tua akan diarahkan ke layanan di Puskesmas atau dilakukan penyesuaian di sekolah.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mengetahui kondisi anak sejak dini, sehingga apabila ditemukan masalah dapat segera dilakukan pencegahan. Maupun penanganan sesuai kebutuhannya"
"Misalnya kalau ditemukan anak yang mengalami gangguan penglihatan, kami sampaikan kepada guru agar posisi duduknya bisa dipindahkan ke depan. Kalau ada masalah gigi yang membutuhkan tindakan, anak kami arahkan untuk mendapatkan pelayanan di Puskesmas,"
Manfaat jangka panjang
Nurasi menekankan deteksi dini sebagai bagian dari pembentukan kebiasaan hidup sehat. Pengetahuan yang diberikan diharapkan menjadi bekal anak untuk merawat kesehatan diri dan mendukung proses belajar serta pertumbuhan.
"Menyehatkan anak sejak usia sekolah merupakan salah satu langkah untuk menyiapkan generasi yang sehat. Apa yang dilakukan hari ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung generasi emas menuju 2045"
Program CKAS di Cibarusah menunjukkan pendekatan pencegahan yang terpadu antara layanan kesehatan dan institusi pendidikan. Ke depan, keberlanjutan dan tindak lanjut dari temuan CKAS akan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan siswa di wilayah tersebut.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Hari Vegetarian: Jamur Sebagai Alternatif Daging Potensial
Pada Hari Vegetarian, jamur disorot sebagai alternatif daging karena tekstur dan rasa umami, namun masih ada...
Hari Kopi Internasional: Dampak Kopi pada Kesehatan Jantung
Konsumsi kopi berdampak pada jantung tergantung jumlah, jenis, dan penyajian; perhatian meningkat saat Hari...
Cara Terapkan Pola Makan Seimbang di Tengah Kesibukan
Kemenkes menganjurkan praktik pola makan seimbang dengan prinsip Isi Piringku: setengah piring sayur dan bua...
BPOM Pastikan Stok Antiviral Influenza A (H1N1) Cukup
BPOM menyatakan stok antiviral untuk influenza A (H1N1) mencukupi meski kasus meningkat; Kemenkes catat 1.52...
Suntikan Rp20 Triliun untuk BPJS: 6 Catatan Fahira Idris
Fahira Idris menyambut suntikan Rp20 triliun untuk BPJS, namun memberi enam catatan agar dana memperkuat ket...
Tangsel: Delapan Warga Positif Influenza A, Dinkes Perketat Pengawasan
Delapan warga Tangsel terkonfirmasi Influenza A (19 Ags–15 Sep 2026); Dinkes memperketat pengawasan dan imba...