Lokal

Farid Nyak Umar Inisiasi Nutrisi Anak di Tiga Gampong Banda Aceh

Bagikan:
Pembagian asupan nutrisi untuk anak di Gampong Banda Aceh

Banda Aceh — Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menginisiasi Sosialisasi dan Pemberian Asupan Nutrisi untuk Anak pada 14–16 September. Kegiatan berlangsung bergilir di Gampong Laksana, Lampulo, dan Lamdingin, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Cabang Aceh.

Pelaksanaan kegiatan

Kegiatan dimulai pada Senin (14/9) di halaman Masjid Al Huda, Gampong Laksana. Selanjutnya pada Selasa (15/9) dilaksanakan di Meunasah Gampong Lampulo, dan ditutup Rabu (16/9) di Masjid Al Abrar, Gampong Lamdingin.

  • 14 September — Gampong Laksana (Masjid Al Huda)
  • 15 September — Gampong Lampulo (Meunasah)
  • 16 September — Gampong Lamdingin (Masjid Al Abrar)

Warga membawa bayi dan balita mengikuti sesi sosialisasi tentang MPASI dan gizi. Peserta pulang membawa satu talam berisi makanan sehat yang diberikan panitia.

  • Buah-buahan
  • Sayur-sayuran
  • Telur

Fokus: gizi anak dan pencegahan stunting

Farid menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak sebagai fondasi masa depan daerah. Ia menekankan pentingnya asupan gizi dan layanan kesehatan sejak dini.

Kualitas tumbuh kembang anak adalah indikator utama kemajuan suatu daerah. Anak yang sehat, cerdas, dan kuat tidak lahir begitu saja, mereka tumbuh dari keluarga yang peduli, lingkungan yang mendukung, serta layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas

Farid juga mengingatkan bahwa 90 persen perkembangan otak terjadi pada usia 0–5 tahun dan asupan gizi yang tidak memadai dapat berdampak permanen.

Lalu perlu diingat juga, bahwa Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi menyangkut kecerdasan, produktivitas, dan masa depan generasi

Peran ibu, posyandu, dan narasumber

Selain pembagian makanan, kegiatan menghadirkan sosialisasi MPASI dan edukasi bagi ibu hamil serta menyusui. Narasumber berasal dari AIMI Cabang Aceh dan tenaga medis:

  • Meiliza — materi di Posyandu Harapan Ibu, Gampong Laksana
  • dr. Khairunnisa, M. Gizi, Sp.GK — Posyandu Cahaya Mata, Gampong Lampulo
  • dr. Nanda, Sp. OG dan dr. Bengi Muthmainnah — Posyandu Melati, Gampong Lamdingin

Farid menegaskan pentingnya perhatian pada gizi ibu sebagai awal kualitas generasi dan penguatan layanan posyandu.

Kesehatan ibu adalah titik awal seluruh siklus kehidupan. Ibu yang mendapatkan pendampingan kehamilan, edukasi gizi, dan dukungan psikologis akan melahirkan generasi yang lebih kuat

Saya memberikan penghargaan yang tinggi kepada para kader Posyandu. Mereka bukan hanya relawan, tetapi penggerak perubahan perilaku kesehatan di masyarakat

Komitmen kebijakan

Sebagai Ketua Komisi IV, Farid berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran kesehatan ibu dan anak. Ia mendorong kolaborasi lintas sektor antara gampong, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan agar program pencegahan stunting tepat sasaran.

Kami percaya bahwa investasi pada kesehatan ibu dan anak adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan Banda Aceh

Kegiatan ini menegaskan strategi lokal untuk meningkatkan akses gizi seimbang, memperkuat peran posyandu, dan memberikan edukasi praktis bagi keluarga demi meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak di Banda Aceh.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait