Dody Hanggodo Tekankan Sinergi Percepat Normalisasi Sungai Sumatra
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mendorong percepatan normalisasi sungai pascabencana di Sumatra dengan memperkuat sinergi lintas sektor. Pernyataan itu disampaikan pada 19 Juni 2026 terkait rehabilitasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ada 137 sungai terdampak; 33 telah selesai dinormalisasi dan 104 masih dalam penanganan.
Status normalisasi sungai
Kementerian PU mencatat 137 sungai terdampak bencana di tiga provinsi Sumatra. Dari jumlah tersebut, 33 sungai sudah selesai proses normalisasi. Sementara 104 sungai masih dalam tahapan penanganan dan pemulihan.
Kepastian regulasi pengelolaan material
Dody menekankan perlunya kepastian aturan untuk pengelolaan material hasil galian normalisasi. Menurutnya, Kementerian PU punya kewenangan memberikan izin dan melaksanakan normalisasi.
“Kementerian PU dapat memberikan izin dan melaksanakan normalisasi sungai sesuai kewenangan yang ada. Namun untuk pengelolaan material hasil galiannya, diperlukan keterlibatan Kementerian ESDM agar terdapat kepastian regulasi dan mekanisme pengelolaan material.”
Dia menilai keterlibatan lintas kementerian penting agar mekanisme pengelolaan material jelas dan tidak menghambat proses rehabilitasi.
Koordinasi pusat-daerah dan pengawasan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan perlunya sinergi antara pusat dan daerah. Ia meminta kepastian regulasi supaya tidak ada hambatan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Kita perlu memastikan tidak ada keraguan maupun hambatan regulasi yang dapat menghambat langkah-langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak. Selain percepatan pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian juga harus diperkuat agar setiap program berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.”
Selain itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberi apresiasi atas respons cepat Kementerian PU. Tito mengimbau kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah mempercepat pelaksanaan program yang sudah dialokasikan anggaran.
“Kepada seluruh Kementerian/Lembaga serta Pemerintah Daerah, terutama yang sudah menerima alokasi anggaran penanganan bencana dari Kementerian Keuangan untuk tahun ini, kami harapkan untuk dapat lebih mempercepat pelaksanaan rencana kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi masing-masing agar aktivitas masyarakat di daerah terdampak dapat segera pulih kembali.”
Perkembangan infrastruktur pascabencana
Kementerian PU melaporkan beberapa capaian pemulihan infrastruktur dasar hingga 17 Juni 2026. Seluruh ruas jalan dan jembatan nasional terdampak telah kembali fungsional, begitu pula sejumlah fasilitas air minum dan hunian sementara.
| Jenis | Jumlah | Status |
|---|---|---|
| Sungai terdampak | 137 | 33 selesai, 104 dalam proses |
| Ruas jalan nasional | 107 | Kembali fungsional |
| Jembatan nasional | 43 | Kembali fungsional |
| SPAM terdampak | 178 | Sudah berfungsi |
| Rumah hunian pascabencana | 1.554 unit | Di 18 lokasi |
Langkah ke depan
Kementerian PU menegaskan komitmen mempercepat penanganan melalui prinsip build back better. Pendekatan ini diharapkan mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Koordinasi antarkementerian dan antara pusat dan daerah menjadi kunci agar pemulihan berjalan cepat, tepat sasaran, serta dapat diawasi secara transparan dan akuntabel.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenkeu Pastikan Pembiayaan Awal DDMF Tak Gunakan APBN
Kemenkeu memastikan modal awal DDMF tidak menggunakan APBN; instrumen ini akan biayai proyek strategis lewat...
UKWR RRI 2026: Jurnalis RRI Jakarta Harap Lulus dengan Nilai Memuaskan
Peserta UKWR RRI di Jakarta berharap lulus kompeten; ujian 19-20 Agustus 2026 diikuti 71 peserta.
Wamendikdasmen Tekankan Motivasi dan Pendampingan PJJ di Gorontalo
Wamendikdasmen tinjau PJJ di SMAN 1 Gorontalo, menekankan motivasi, pendampingan keluarga, dan pertemuan lur...
RRI Siapkan Jurnalis Hadapi Migrasi Audiens lewat UKWR ke-54
RRI gelar UKWR ke-54 (19-20 Agustus 2026) untuk meningkatkan kompetensi jurnalis dan menanggapi migrasi audi...
Wamendikdasmen Tinjau PJJ di Gorontalo: Pastikan Anak Tetap Belajar
Wamendikdasmen tinjau PJJ di Gorontalo untuk memastikan anak ATS mendapat pendampingan, motivasi, dan layana...
Gempa M7,7 Guncang NTT: Empat Pasar Rusak dan Rantai Pasok Terganggu
Gempa M7,7 di NTT pada 15 Agustus 2026 merusak empat pasar, termasuk Pasar Inpres Ruteng, dan mengganggu ran...