Pemprov Sumut Siap Fasilitasi Muktamar Muhammadiyah 2027 di Medan
Medan — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan siap mendukung penyelenggaraan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan 'Aisyiyah yang dijadwalkan berlangsung November 2027 di Kota Medan. Pernyataan dukungan disampaikan Gubernur Sumut saat menerima audiensi panitia dan pimpinan pusat Muhammadiyah pada 2 November di kantor gubernur.
Dukungan Pemerintah Provinsi
Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan komitmen Pemprov untuk memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan Muktamar. Pernyataan itu menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung agenda besar berskala nasional dan internasional tersebut.
"Pada prinsipnya Pemprov Sumut akan mendukung dan memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan Muktamar. Kami sangat terbuka dan berharap agenda besar ini berjalan sukses,"
Rencana Lokasi dan Skala Acara
Panitia merencanakan pembukaan Muktamar di Stadion Teladan Medan. Persidangan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah akan dipusatkan di kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Selain sidang, acara juga mencakup pameran ekonomi dan pertemuan internasional.
Panitia memperkirakan kegiatan ini dapat menarik pengunjung dari seluruh wilayah Indonesia hingga mancanegara. Angka yang disebut mencapai 1 juta pengunjung, dengan keterlibatan perwakilan cabang Muhammadiyah dari sekitar 30 negara.
Dampak Ekonomi Lokal
Gubernur menyatakan optimistis muktamar akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Lonjakan peserta dan peninjau diharapkan memberi efek langsung pada berbagai sektor usaha.
- Perhotelan dan akomodasi
- Transportasi dan logistik
- Kuliner dan pariwisata
- Perdagangan dan ritel
- Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
"Lonjakan jumlah kunjungan peserta dan peninjau dari luar daerah hingga mancanegara tentunya akan menggerakkan perekonomian masyarakat Sumut,"
Persiapan dan Struktur Kepanitiaan
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agung Danarto, menyatakan persiapan Muktamar dilakukan jauh hari. Menurutnya, muktamar adalah momentum besar bagi warga Muhammadiyah sehingga persiapan biasanya dimulai hingga lima tahun sebelumnya.
"Bagi Muhammadiyah, Muktamar itu seperti hari raya. Persiapannya biasanya dilakukan hingga lima tahun sebelumnya, termasuk kesiapan membangun gedung baru untuk lokasi pelaksanaan,"
Pada pertemuan itu, panitia juga secara resmi memohon kesediaan Gubernur Bobby Nasution untuk menjadi penasihat atau pengarah dalam struktur kepanitiaan Muktamar ke-49.
Prospek dan Implikasi
Jika terlaksana sesuai rencana, gelaran ini berpotensi menjadi katalisator bagi pemulihan dan penguatan ekonomi lokal. Kesiapan fasilitas publik, kolaborasi antarinstansi, dan dukungan pemerintahan daerah menjadi penentu kelancaran acara berskala besar ini.
Panitia dan Pemprov Sumut kini fokus pada perencanaan lebih rinci menjelang pelaksanaan pada November 2027.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polresta Banda Aceh Tangkap NSR Tersangka Pelecehan Anak
Polresta Banda Aceh menangkap NSR (59) terkait dugaan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap dua anak, p...
Kapolres Minta Warga Tarik Mundur dari Lahan PT Agrinas di Paluta
Kapolres Paluta minta warga mundur dari lahan PT Agrinas dan mengingatkan akan tindakan tegas jika terjadi a...
Pengurus Koperasi Parsub Protes Klaim Abdul Aziz sebagai Juru Bicara
Pengurus Koperasi Parsub protes klaim Abdul Aziz sebagai juru bicara tanpa mandat resmi terkait sengketa lah...
Sumut Mulai Pemutihan PKB, Keringanan Berlaku hingga 30 November 2026
Sumut membuka pemutihan PKB mulai 2 November; penghapusan tunggakan, denda BBNKB kedua, pajak progresif, dan...
Sumut Targetkan PAKSI-API Jangkau Seluruh Kabupaten/Kota
Pemprov Sumut bersama KPK dan KOMPAK mendorong PAKSI-API menjangkau semua kabupaten/kota untuk memperkuat pe...
Wabup Tapanuli Utara Minta ASN Percepat Realisasi Anggaran
Wabup Tapanuli Utara minta ASN percepat realisasi anggaran, kembangkan inovasi, dan percepat transformasi di...