Lokal

Wabup Tapanuli Utara Minta ASN Percepat Realisasi Anggaran

Bagikan:
Wakil Bupati Tapanuli Utara memimpin apel gabungan di halaman kantor bupati

TARUTUNG — Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab mempercepat realisasi anggaran, meningkatkan kinerja, dan mengembangkan inovasi berbasis teknologi digital.

Permintaan ini disampaikan saat Wabup memimpin Apel Gabungan di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, pada Senin (2/11). Apel dihadiri pejabat eselon, pimpinan OPD, dan seluruh ASN Sekretariat Daerah.

Dorong percepatan serapan anggaran

Dalam arahannya, Wabup menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran dan optimalisasi realisasi Transfer ke Daerah (TKD). Ia menilai setiap perangkat daerah harus aktif memantau pelaksanaan program dan kegiatan agar target realisasi tercapai tepat waktu dan tepat sasaran.

“Setiap perangkat daerah harus lebih proaktif dalam memantau pelaksanaan program. Mari kita pastikan serapan anggaran dan realisasi TKD berjalan optimal demi kepentingan masyarakat Tapanuli Utara,”

Wabup meminta koordinasi antarkepala OPD ditingkatkan untuk mempercepat penyerapan anggaran serta menghindari penumpukan kegiatan di akhir tahun anggaran.

Inovasi OPD dan persyaratan dokumen

Deni mengapresiasi inovasi yang telah muncul melalui koordinasi Bapelitbangda. Namun ia menekankan inovasi harus menjadi budaya kerja di seluruh OPD, bukan hanya terpusat pada beberapa unit.

Setiap program yang mengacu pada RPJMD, visi-misi kepala daerah, atau program unggulan diwajibkan dilengkapi dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Term of Reference (TOR) secara komprehensif. Dokumen ini diperlukan sebagai dasar pengusulan dan alokasi anggaran.

Percepatan transformasi digital

Wabup juga mengingatkan pentingnya percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Seluruh ASN diminta membiasakan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) untuk administrasi dan persuratan.

Penggunaan sistem digital diharapkan menjadikan tata kelola lebih efektif, transparan, tertib, dan efisien. Deni juga mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara bijak untuk mendukung tugas harian ASN.

Langkah konkret yang diinstruksikan

  • Perangkat daerah meningkatkan koordinasi untuk percepatan TKD.
  • Lengkapi setiap program dengan KAK dan TOR yang jelas.
  • Adopsi SRIKANDI dalam pengelolaan administrasi dan arsip.
  • Manfaatkan teknologi, termasuk AI, untuk meningkatkan produktivitas.

Menurut Wabup, penguasaan teknologi dan kemampuan inovasi menjadi kunci peningkatan produktivitas ASN serta mutu pelayanan publik. Implementasi langkah-langkah tersebut diharapkan segera terlihat dalam realisasi program demi manfaat bagi masyarakat Tapanuli Utara.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait