Polrestabes Tangkap Dua Mahasiswa, Istri Didakwa Bunuh Suami, KPK Geledah Langkat
MEDAN — Tiga peristiwa hukum terjadi di Sumatera Utara: Tim Sat Narkoba Polrestabes Medan menangkap dua mahasiswa terkait penjualan ganja, seorang istri didakwa atas pembunuhan suaminya, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Langkat.
Polrestabes Medan Tangkap Dua Mahasiswa Penjual Ganja
Tim Satuan Narkoba Polrestabes Medan menangkap dua mahasiswa pada hari kemarin. Kedua tersangka diduga menjual ganja, yang dalam bahasa lokal disebut gelek.
Satu pelaku berinisial Y (20) diamankan saat mengendarai sepeda motor di Jalan Dr Mansyur. Pelaku kedua berinisial KH ditangkap di rumah kosnya di Jalan Jamin Ginting.
Pihak kepolisian menangani kasus itu sebagai bagian dari operasi pemberantasan peredaran narkoba di Kota Medan. Saat ini detail barang bukti dan proses penyidikan belum dipublikasikan lebih lanjut oleh aparat.
Istri Didakwa Membunuh Suaminya
Seorang ibu rumah tangga bernama Yuyun Kristina Br Sirait (25) didakwa melakukan pembunuhan terhadap suaminya, Irfansyah Hutagalung. Dakwaan itu dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum, Novalita.
Peristiwa yang berujung kematian ini terjadi di Jalan Flamboyan Raya Gang Sejati, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan. Menurut surat dakwaan yang dibacakan JPU, motif awal diduga berawal dari pertengkaran rumah tangga.
Saat ini proses penanganan perkara telah memasuki tahap pembacaan dakwaan. Rincian tuntutan dan langkah selanjutnya akan ditentukan oleh penyidik dan pihak kejaksaan.
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kabupaten Langkat
Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di beberapa kantor pemerintahan di Kabupaten Langkat. Penggeledahan berlangsung pada Rabu (8/7).
Lokasi yang digeledah meliputi Ruang Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat di Jalan Kartini, kantor Dinas PUPR, serta ruang pribadi di rumah dinas Bupati. Selain itu, penyidik KPK juga menggeledah Kantor Bupati dan pada siang harinya melakukan penggeledahan di Kantor BKD Langkat.
Pihak KPK belum mengeluarkan pernyataan rinci terkait tujuan atau hasil penggeledahan tersebut. Operasi ini menunjukkan tindakan intensif penyidik di beberapa titik administratif di Langkat.
Ketiga peristiwa ini mencerminkan berbagai fokus penegakan hukum di wilayah Sumatera Utara, dari pemberantasan narkoba hingga penanganan kasus pidana berat dan tindak lanjut penyelidikan lembaga antikorupsi.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...