Teknologi

DIRBT UI dan PT GAPTEK Luncurkan Aplikasi MAKA untuk Anak Prasekolah

Bagikan:
Tampilan antarmuka Aplikasi MAKA untuk anak usia prasekolah

Direktorat Inovasi dan Riset Berdampak Tinggi Universitas Indonesia (DIRBT UI) bersama PT GAPTEK meluncurkan Aplikasi MAKA pada Kamis, 9 Juli 2026 di Gedung Science Techno Park (STP) UI. Aplikasi ini merupakan platform digital berbasis gamifikasi yang dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak usia prasekolah (3–8 tahun) dan bagian dari upaya hilirisasi riset ke masyarakat.

Peluncuran dan tujuan

Peluncuran MAKA menandai langkah nyata hilirisasi riset perguruan tinggi menjadi produk yang dapat dimanfaatkan publik. Pengembangan aplikasi melibatkan kolaborasi peneliti UI, praktisi pendidikan, dan mitra industri teknologi.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Mahasiswa dan Alumni UI menekankan pentingnya merancang teknologi sesuai kebutuhan anak. Ia menyatakan bahwa aplikasi digital harus memberi dampak positif pada proses belajar keluarga.

“Aplikasi MAKA diharapkan menjadi ruang digital yang aman, interaktif, dan bermanfaat bagi keluarga. Aplikasi ini menjadi bukti hasil riset dari perguruan tinggi merupakan produk inovasi yang bermanfaat,” ujar Hamdi Muluk.

Fitur dan konten edukasi

MAKA menyediakan konten yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan kognitif anak pada setiap usia. Inventor utama aplikasi menjelaskan struktur permainan dan materi pembelajaran yang ada.

  • Jumlah permainan: 7 permainan dengan sekitar 300 level.
  • Latihan menulis: anak diajak mencoret, mengikuti titik-titik, hingga menulis huruf dan kata sederhana.
  • Pengenalan sains dasar: permainan mengelompokkan hewan berdasarkan habitat (laut, darat, hewan peliharaan).

“MAKA tidak hanya menyediakan konten edukasi, tetapi juga membatasi waktu penggunaan aplikasi. Anak hanya dapat menggunakan aplikasi selama maksimal 30 menit,” kata Muhammad Luthfi, inventor Aplikasi MAKA.

Batasan waktu dan kebiasaan digital sehat

Pengembang menerapkan mekanisme pembatasan penggunaan untuk membangun kebiasaan gawai yang sehat. Setelah penggunaan mencapai 30 menit, sistem akan menghentikan akses dan menutup aplikasi hingga 24 jam berikutnya.

Selain pembatasan waktu, tampilan aplikasi dibuat nyaman dan tidak terlalu mencolok agar sesuai untuk anak prasekolah.

Hilirisasi dan dukungan industri

Produk hasil riset ini dihilirisasi oleh DIRBT UI bersama PT GAPTEK agar dapat diakses oleh masyarakat luas. Dukungan industri difokuskan pada pengembangan teknis, distribusi, dan kesiapan aplikasi untuk digunakan keluarga di luar lingkungan penelitian.

Penutup: prospek pemanfaatan

MAKA berpotensi menjadi salah satu contoh bagaimana riset universitas dapat diterjemahkan menjadi solusi praktis untuk pendidikan anak usia dini. Ke depan, keberhasilan aplikasi ini akan bergantung pada adopsi pengguna dan evaluasi dampak pembelajaran yang lebih luas.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait