Ghost Buzzer: Horor Ramah Anak Siap Tayang 16 Juli 2026
Ghost Buzzer, film horor komedi fantasi ramah anak, hadir untuk menemani libur sekolah dengan petualangan empat sahabat yang menyelidiki misteri menggunakan alat pendeteksi hantu. Film ini mendapatkan dukungan dari Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi, dan dijadwalkan tayang pada 16 Juli 2026.
Sinopsis singkat
Ghost Buzzer mengisahkan empat sahabat: Udin (Rafael Fernando), Nizam (Nevan Atallah), Raka (Claudio Alexandre), dan Chacha (Charissa Putri). Mereka berpetualang menyelesaikan berbagai kasus misteri dengan pendekatan ringan dan penuh kreativitas. Saat special screening, film ini disambut riuh oleh anak-anak dari PAUD, SD, hingga SMA/SMK.
Respon tokoh masyarakat dan sensor
Seto Mulyadi menyambut baik kehadiran film ini karena memperkenalkan genre yang berbeda dan tidak menakut-nakuti anak. Ia menilai pendekatan film membantu mengajarkan anak agar tidak takut berlebihan terhadap dunia ghaib.
"Salut dan terima kasih ke pihak M8 Pictures perkenalkan genre beda dan bikin anak Anda tidak takut dengan hantu. Dunia Ghaib sepatutnya dikenalkan sejak dini agar tidak terkesan menakut-nakuti, yang terpenting tidak takut sama sekali, melainkan takutnya itu sama Allah SWT,"
Film ini telah memperoleh pengesahan awal dari Lembaga Sensor Film untuk materi promosi. Ko Amirullah, Executive Producer M8 Pictures, menyatakan rasa terima kasihnya atas proses konsultasi dengan LSF dan pencapaian surat tanda sensor untuk poster dan trailer.
"Saya senang sekali, proses surat menyurat dan konsultasi bersama LSF langsung ditangani dengan baik. Film saya telah meraih STLS SU - Segala Usia untuk poster dan trailer, sementara menanti untuk filmnya berdurasi kurang lebih 90 menit semoga juga SU," ujar Ko Amirullah.
Pembuat dan konsep
Ghost Buzzer digarap oleh Aditya Gumay, yang dikenal aktif di sanggar anak Sanggar Ananda. Ide cerita datang dari kolaborasi Aditya dengan Ko Amirullah, dan film disutradarai oleh Agus dan Amir Gumay. Produksi menekankan konsep horor yang aman untuk anak-anak.
Ko Amirullah menegaskan film tidak mengandalkan jumpscare berlebihan. Alih-alih, film menonjolkan unsur petualangan, fantasi, dan misteri yang seru sehingga aman bagi anak-anak sekaligus menarik untuk seluruh keluarga.
Pesan moral dan elemen hiburan
Selain unsur horor ramah anak, Ghost Buzzer menyajikan komedi ringan sebagai kekuatan utama. Humor yang segar dan mudah dipahami membantu menciptakan suasana menghibur tanpa mengurangi ketegangan cerita.
Di balik kisah seru, film ini membawa pesan tentang persahabatan, keberanian, kerja sama, dan empati. Nilai-nilai tersebut disodorkan agar penonton muda maupun keluarga mendapat hiburan sekaligus pelajaran positif.
Dengan kombinasi konsep yang ramah anak, dukungan tokoh perlindungan anak, dan proses sensor yang berjalan, Ghost Buzzer diposisikan sebagai pilihan tontonan keluarga selama liburan sekolah.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Kim Myung Soo Absen dari Tur Fanmeeting INFINITE karena Syuting
Kim Myung Soo batal ikut tur fanmeeting INFINITE (7 Juli 2026) karena benturan jadwal syuting drama; agensi...
WinWin Tinggalkan SM Entertainment dan NCT Setelah 10 Tahun
WinWin resmi akhiri kontrak dengan SM Entertainment pada 8 Juli 2026 dan menyampaikan surat perpisahan lewat...
6 Aktor Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi Internasional
Enam aktor Indonesia meraih penghargaan internasional antara 2002–2022, menegaskan kualitas akting dan mendo...
6 Visual Ikonis SM Entertainment dari Yoona hingga Winter
Daftar enam visual wanita paling ikonis di SM Entertainment: Yoona, Eugene, Irene, Krystal, Sulli, dan Winte...
4 Film Adaptasi Novel Indonesia Populer yang Wajib Ditonton
Empat film adaptasi novel Indonesia — Habibie & Ainun, 5 cm, Dilan 1990, Home Sweet Loan — menyajikan kisah...
6 Film Horor Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata
Enam film horor Indonesia yang terinspirasi kisah nyata menyajikan ketegangan berdasarkan pengalaman, kutuka...