Lokal

Jamdasu XI 2026 di Sibolangit: 5.575 Peserta Ikut Jambore Tanpa Biaya

Bagikan:
Suasana pembukaan Jamdasu XI 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit

SIBOLANGIT — Jambore Daerah Sumatera Utara (Jamdasu) XI 2026 resmi dibuka pada Rabu, 8 Juli 2026, di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter kepemimpinan, kemandirian, dan semangat gotong royong bagi pramuka penggalang di seluruh Sumut, sekaligus memberi pengalaman belajar praktis tentang teknologi, lingkungan, dan penanggulangan bencana.

Pembukaan dan pesan Wagubsu

Wakil Gubernur Sumatera Utara H Surya hadir mewakili Gubernur dan menyampaikan amanat dalam pembukaan Jamdasu XI 2026. Ia menekankan bahwa jambore bukan hanya soal berkemah, melainkan ruang pendidikan karakter yang melahirkan generasi tangguh dan berjiwa kebangsaan.

Gerakan Pramuka selama ini menjadi wadah pendidikan karakter yang melengkapi pendidikan di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Melalui berbagai giat yang menyenangkan, membentuk generasi tangguh, kreatif, peduli terhadap sesama, cinta alam dan lingkungan, sekaligus memiliki jiwa kebangsaan yang kuat.

Jadilah teladan di sekolah, di keluarga dan di masyarakat.

Partisipasi dan rincian peserta

Ketua Kwardasu Dr H Dikky Anugerah Panjaitan melaporkan bahwa Jamdasu XI 2026 mengusung tagline Jamdasu Beda dan digelar tanpa memungut biaya kepada peserta. Kebijakan ini membuka kesempatan setara bagi pramuka penggalang dari seluruh kabupaten/kota di Sumut.

Kategori Jumlah
Total peserta (registrasi akhir) 5.575
Peserta pramuka penggalang 3.650
Pembina pendamping 250
Pimpinan kontingen 50
Panitia penyelenggara 265
Pengunjung selama kegiatan sekitar 1.500

Jumlah tersebut menegaskan Jamdasu XI 2026 sebagai kegiatan kepramukaan terbesar di Sumut. Aspek keamanan, kesehatan, logistik, transportasi, dan manajemen risiko dipersiapkan terpadu oleh seluruh pemangku kepentingan.

Zona kegiatan dan program unggulan

Salah satu agenda utama adalah Kemah Bersama Majelis Pembimbing Daerah dan Majelis Pembimbing Cabang, yang dirancang untuk mempererat komunikasi dan kebersamaan antara pimpinan Gerakan Pramuka Sumut dan peserta jambore.

Kegiatan kepramukaan dibagi ke dalam enam zona sebagai berikut:

  • Zona Integritas
  • Zona Teknologi
  • Zona Outdoor Activity
  • Zona Keterampilan
  • Zona Permainan
  • Zona Penanggulangan Bencana

Seluruh agenda berlangsung pada 8-12 Juli 2026 dengan tema "Jamdasu Beda, Berani, Empati, Digitalisasi dan Aktif".

Tujuan jangka panjang dan dukungan

Secara teknis, jambore bertujuan membentuk pramuka penggalang yang berkarakter, berjiwa Pancasila, terasah keterampilannya, peduli sosial, serta mempererat persaudaraan antardaerah. Kegiatan juga diarahkan membekali generasi muda agar mampu beradaptasi pada perkembangan ilmu pengetahuan dan digitalisasi.

Acara pembukaan dihadiri pula oleh Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Dr Bachtiar Utomo yang mewakili Ketua Kwarnas. Turut hadir pimpinan forkopimda, sejumlah kepala daerah kabupaten/kota, pimpinan kwarcab, tokoh masyarakat, dan segenap pramuka Sumatera Utara.

Jamdasu XI 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan karakter dan jaringan antarpramuka di Sumut, serta persiapan menghadapi jambore nasional yang akan datang.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait