Angin Kencang Rusak Toko dan Rumah di Samudera, Aceh Utara
Gampong Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara — Sejumlah toko di pusat pasar dan beberapa rumah warga rusak setelah diterjang angin kencang pada Rabu (8/7) sore. Angin melontarkan material atap dan merusak bagian atap beberapa bangunan sehingga menimbulkan kerusakan signifikan.
Menurut Geuchik Muhammad Yusuf, peristiwa terjadi saat warga sedang berteduh dari hujan di dalam toko sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun beberapa kendaraan warga mengalami kerusakan akibat material atap yang beterbangan.
Kerusakan bangunan: toko dan kanopi terdampak
Bagian atap menjadi yang paling parah terdampak. Muhammad Yusuf merinci beberapa pemilik toko yang mengalami kerusakan pada atap lantai tiga dan struktur bangunan lainnya.
- Toko yang atap lantai tiga rusak: Toko Kirrin Elektronik (Syakirin), Toko Usaha Sepakat (Nurhajimah), Toko Berkat Saba (Hamidah).
- Toko yang rusak kanopi: Toko Pelangi (Tarmizi), toko milik Junaidi, dan Toko Iwan Collection (Rizwan).
Kerusakan rumah warga
Selain toko, beberapa rumah warga di beberapa dusun juga mengalami kerusakan pada atap dan plafon. Rincian dampak yang disampaikan Geuchik adalah sebagai berikut:
- Rumah Hamdani (Dusun Babah Lueng): sebagian atap dan plafond rusak.
- Rumah Hasrinuddin (Dusun Tumpok Aceh): atap rusak akibat tertimpa material atap pertokoan.
- Rumah Husnan (Dusun Babah Lueng): sebagian atap dan plafon rusak.
- Rumah Maulana (Dusun Bandar): kerusakan pada bagian atap.
- Rumah Syarifah (Dusun Bandar): atap mengalami kerusakan.
Pernyataan resmi
"Angin kencang yang terjadi sore telah mengakibatkan sejumlah toko dan rumah warga mengalami kerusakan," kata Geuchik Muhammad Yusuf, Kamis (9/7).
Geuchik menegaskan bahwa meski tidak ada korban jiwa, kondisi bangunan perlu diperbaikan segera untuk mencegah risiko lebih lanjut. Warga setempat kini memprioritaskan perbaikan atap untuk mengamankan hunian dan usaha mereka.
Langkah selanjutnya
Sampai berita ini ditulis belum ada laporan resmi tentang bantuan dari pemerintah daerah atau relawan. Pemeriksaan lanjutan terhadap kerusakan dan estimasi biaya perbaikan diperlukan agar warga dapat segera memperbaiki rumah dan toko yang terdampak.
Peristiwa ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrim lokal dan perlunya pengecekan kondisi atap di area pasar pusat, terutama menjelang musim hujan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPR Dukung PRSU 50 Masuk Kalender Event Nasional
Komisi VII DPR RI mendukung PRSU ke-50 agar masuk kalender event nasional untuk memperkuat promosi budaya, p...
DLH Padanglawas Ubah Sampah Jadi Batako dan Pupuk
DLH Padanglawas menggunakan mesin pengolahan sampah di TPST Nagargar untuk menghasilkan batako dan pupuk dar...
Telkomsel Umumkan 6 Pemenang Beasiswa TEY, Lolos ke Perguruan Negeri
Telkomsel mengumumkan enam pemenang beasiswa TEY pada 9 Juli 2026; program mendukung siswa SMA berprestasi m...
Medan Terapkan QRESTO untuk Digitalisasi Pajak Restoran
Pemko Medan luncurkan QRESTO untuk memisahkan pajak otomatis pada tiap transaksi restoran, tingkatkan transp...
Imigrasi Tetapkan Keude Geudong sebagai Gampong Binaan untuk Cegah TPPO
Imigrasi Lhokseumawe menetapkan Gampong Keude Geudong sebagai Gampong Binaan untuk memperkuat pengawasan dan...
Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan Diduga Dipihakketigakan
Sejumlah sekolah penerima revitalisasi di Aceh Selatan diduga menyerahkan pekerjaan ke pihak ketiga dan dija...