Lokal

Pemko Medan Peringati Maulid Nabi bersama Ustaz Das'ad

Bagikan:
Suasana peringatan Maulid Nabi di Medan dihadiri Wali Kota Rico Waas dan Ustaz Das'ad Latif

Medan — Pemerintah Kota Medan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu (27/9) malam. Acara dihadiri langsung Wali Kota Rico Waas dan penceramah Ustaz Das'ad Latif. Kegiatan bertujuan mengingat serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan dan suasana acara

Acara Maulid menghadirkan tausiyah dan tausiah yang fokus pada keteladanan Nabi Muhammad SAW. Hadirnya pejabat daerah dan masyarakat menandai partisipasi luas dari berbagai lapisan. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan di Kota Medan.

Pesan keteladanan Rasulullah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, menekankan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar seremonial. Ia meminta warga menerjemahkan ajaran Nabi menjadi sikap nyata dalam bermasyarakat.

"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi menjadi ruang untuk bersama-sama meneladani sikap dan akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun persaudaraan dan memperkuat keimanan serta ketakwaan,"

Menurut Ahmad Barli, kemuliaan seseorang terlihat dari tindakan, bukan hanya ucapan. Ia menyatakan bahwa akhlak Nabi harus tercermin dalam perbuatan yang nyata dan penuh kepedulian.

"Maulid mengajarkan bahwa kemuliaan bukan hanya tentang kata-kata, tetapi tentang akhlak yang hadir dalam tindakan. Dari keteladanan Rasulullah SAW, kita belajar merawat persaudaraan, menebarkan kebaikan, serta membangun kehidupan yang penuh kepedulian dan kasih sayang,"

Harapan bagi masyarakat Medan

Ahmad Barli berharap momentum Maulid menjadi pengingat berkelanjutan bagi seluruh warga. Ia mengajak masyarakat untuk mengaplikasikan nilai-nilai keteladanan dalam keluarga, lingkungan, pendidikan, dan pemerintahan.

"Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi cahaya yang menuntun langkah kita untuk terus menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam keluarga, lingkungan, dunia pendidikan, pemerintahan, dan kehidupan masyarakat Kota Medan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semangat Maulid diharapkan mampu memperkuat persaudaraan dan kepedulian antarsesama. "Dari keteladanan Rasulullah, kita belajar menjadi lebih baik. Dari persaudaraan, kita tumbuh menjadi lebih kuat," pungkasnya.

Implikasi dan tindak lanjut

Peringatan ini diharapkan mendorong program-program sosial dan pendidikan yang menanamkan nilai akhlak. Pemko Medan diminta terus memfasilitasi kegiatan keagamaan serupa agar pesan Maulid tersampaikan ke generasi muda.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait