Ekonomi

LRT Jabodebek Layani 75,9 Juta Penumpang dalam 3 Tahun

Bagikan:
Kereta LRT Jabodebek berhenti di stasiun Dukuh Atas

Lintas Raya Terpadu (LRT) Jabodebek mencatat pelayanan kepada 75.937.674 penumpang selama tiga tahun operasional, menurut data resmi yang dirilis pengelola pada 28 Agustus 2026. Angka ini mencakup layanan di wilayah Jakarta, Cibubur, dan Bekasi.

Pertumbuhan penumpang per tahun

Jumlah pengguna LRT Jabodebek meningkat secara bertahap sejak awal operasi. Pada 2023 tercatat 4.562.673 penumpang, melonjak menjadi 21.055.870 pada 2024, dan tercatat 28.816.787 pada 2025.

Tahun Jumlah Penumpang
2023 4.562.673
2024 21.055.870
2025 28.816.787
Akumulasi (tiga tahun) 75.937.674

Teknologi operasi dan pengelolaan

Manajemen menekankan penggunaan teknologi modern untuk menjaga keandalan layanan. Armada LRT menerapkan sistem kendali otomatis Grade of Automation Level 3 (GoA3), yang bekerja bersama petugas operasional.

“LRT Jabodebek menjadi salah satu pencapaian transportasi nasional melalui penerapan teknologi modern karya anak bangsa yang terus dikembangkan untuk memberikan pengalaman perjalanan semakin baik bagi masyarakat,”
    Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI.

Selain itu, prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) diterapkan dalam pengelolaan sumber daya. Fasilitas Automatic Train Wash Plant (ATWP) disebut mampu mengolah kembali air bekas proses pencucian sarana.

Rute dan stasiun tersibuk

Pengelola juga merilis data aktivitas per rute dan stasiun. Dua lintas utama mencatat volume aktivitas besar sepanjang periode pelaporan.

Lintas Volume Aktivitas
Lintas Cibubur (Dukuh Atas–Harjamukti) 113,8 juta
Lintas Bekasi (Dukuh Atas–Jatimulya) 119,7 juta

Stasiun Volume Pergerakan
Dukuh Atas 22.902.568
Harjamukti 17.626.923
Kuningan 13.696.649
Cikoko 12.281.605
Pancoran 10.091.800

“Kepercayaan pelanggan menjadi bagian penting dalam perjalanan LRT Jabodebek. Kami akan terus menjaga kualitas layanan, meningkatkan keandalan perjalanan, serta menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,”
    Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI.

Implikasi dan langkah ke depan

Data ini menegaskan posisi LRT Jabodebek sebagai bagian penting dari jaringan transportasi perkotaan. Pengelola menyatakan komitmen untuk mempertahankan kualitas layanan dan terus mengembangkan teknologi demi kenyamanan penumpang ke depan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait