Harga Emas Antam Turun Tajam Jadi Rp2,67 Juta per Gram
Harga emas batangan bersertifikat Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk turun tajam pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Penurunan tercatat sebesar Rp48.000 per gram, sehingga harga 1 gram kini berada di level Rp2.670.000.
Ringkasan pergerakan harga
Pergerakan harga kemarin menunjukkan koreksi pada seluruh ukuran emas Antam yang diperdagangkan. Penurunan ini terlihat pada tenor kecil hingga ukuran kilogram, menurunkan harga dari level sebelumnya Rp2.718.000 per gram.
Daftar harga per pecahan
Berikut harga emas Antam per pecahan yang dirilis perusahaan pada Sabtu, 29 Agustus 2026:
- Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.385.000
- Harga emas Antam 1 gram: Rp2.670.000
- Harga emas Antam 2 gram: Rp5.280.000
- Harga emas Antam 3 gram: Rp7.895.000
- Harga emas Antam 5 gram: Rp13.125.000
- Harga emas Antam 10 gram: Rp26.195.000
- Harga emas Antam 25 gram: Rp65.362.000
- Harga emas Antam 50 gram: Rp130.645.000
- Harga emas Antam 100 gram: Rp261.212.000
- Harga emas Antam 250 gram: Rp652.765.000
- Harga emas Antam 500 gram: Rp1.305.320.000
- Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.610.600.000
Dampak bagi investor dan konsumen
Penurunan harga ini menjadi perhatian pelaku pasar dan masyarakat yang berinvestasi logam mulia. Investor jangka pendek perlu mengevaluasi waktu masuk dan keluar posisi berdasarkan perubahan harga terbaru.
Masyarakat yang bermaksud membeli atau menjual disarankan memantau pergerakan harga sebelum transaksi. Perubahan beberapa hari ke depan bisa mempengaruhi keputusan pembelian ukuran kecil maupun besar.
Saran praktis sebelum transaksi
Pastikan membandingkan harga pada titik penjualan berbeda dan mengecek ketersediaan sertifikat. Perhatikan pula selisih harga beli-jual di toko fisik bila hendak menjual kembali.
Catatan: Semua angka di atas merupakan harga resmi produk Antam pada tanggal yang disebutkan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...