Lokal

Lampu Alun-Alun Sergai Padam sejak Sabtu Sore

Bagikan:
Kawasan Alun-Alun Sergai gelap saat pemadaman listrik

Sei Rampah, Serdang Bedagai — Lampu penerangan di kawasan Alun-Alun Sergai di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, padam sejak Sabtu (4/7) sore hingga malam hari. Pemadaman terjadi saat pengunjung malam minggu biasanya memadati alun-alun, sehingga menimbulkan keluhan dari pengunjung dan pedagang.

Pemadaman dan dampak di lokasi

Sejumlah pedagang mengatakan seluruh lampu PLN di area alun-alun tidak menyala, termasuk lampu di area parkir yang digunakan sebagai lapak. Akibatnya, pedagang harus mengandalkan penerangan dari lampu portabel masing-masing agar aktivitas jual-beli tetap berjalan.

Kelangkaan penerangan membuat suasana kurang nyaman bagi pengunjung. Kondisi ini juga berpotensi menurunkan omzet pedagang karena jam ramai berlangsung saat listrik padam.

Keluhan pedagang dan pengunjung

Pedagang berharap perbaikan cepat agar listrik kembali menyala. Seorang pedagang menyampaikan harapannya agar pihak PLN segera memperbaiki gangguan tersebut.

"Kami berharap pihak PLN segera memperbaiki kerusakan sehingga listrik dapat segera hidup," ujar salah seorang pedagang.

Salah seorang pengunjung, Lindawati, warga Desa Firdaus, menyayangkan pemadaman yang terjadi pada malam minggu. Ia menilai pemadaman terasa janggal karena cuaca di luar cerah, sehingga tidak terkait dengan kondisi alam.

Tanggapan PLN

Manajer PLN Sei Rampah, Andre Ginting, dikonfirmasi via pesan singkat terkait penyebab pemadaman. Namun hingga Sabtu malam, yang terakhir dicatat pada pukul 21:53 WIB, belum ada respons dari pihak manajemen PLN.

Kondisi terakhir dan implikasi

Hingga laporan ini disusun, listrik di kawasan Alun-Alun Sergai masih padam. Gangguan yang berlangsung di jam puncak kunjungan menyoroti pentingnya keandalan pasokan listrik pada lokasi publik.

Jika perbaikan tidak cepat ditangani, dampak ekonomi jangka pendek bagi pedagang kecil di area tersebut bisa bertambah. Pengunjung dan pelaku usaha berharap adanya penjelasan resmi dan tindakan perbaikan dari pihak terkait dalam waktu dekat.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait