KAI Services Apresiasi Prami yang Selamatkan Bayi di Kereta
KAI Services memberikan apresiasi kepada pramugari KA yang sigap mengevakuasi bayi berusia dua bulan ditemukan di toilet Kereta Api Sancaka rute Yogyakarta–Surabaya pada Sabtu pagi, 4 Juli 2026.
Penemuan dan evakuasi cepat
Bayi ditemukan di toilet eksekutif tiga saat perjalanan berlangsung. Seorang penumpang melaporkan penemuan itu kepada kru kereta, yang kemudian memberi tahu petugas dinas.
Petugas dari Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta segera mengevakuasi bayi tersebut setelah menerima laporan dari kru perjalanan. Evakuasi dilakukan saat kereta masih dalam perjalanan menuju Stasiun Solo Balapan.
Koordinasi stasiun dan penanganan awal
Setelah laporan masuk, petugas kereta meneruskan informasi ke Pusat Pengendalian Pelayanan untuk koordinasi dengan stasiun terdekat. Stasiun Solo Balapan ditetapkan sebagai lokasi penanganan evakuasi.
Sesampainya di Stasiun Solo Balapan, bayi diserahkan ke Pos Kesehatan Stasiun pada pukul 07.30 WIB. Kereta Api Sancaka kemudian melanjutkan perjalanan menuju Surabaya pada pukul 07.33 WIB.
Apresiasi untuk prami yang menolong
Direktur Bisnis Konsumer KAI Services, Lies Permana Lestari, memberi pujian kepada pramugari perjalanan (prami) atas tindakan cepat dan penuh perhatian. Nama prami yang disebut adalah Wanda Putri Lestari dari Regional 6 Yogyakarta.
"Saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada prami KAI Services bernama Wanda Putri Lestari yang sudah dengan tulus menggendong bayi dan memberikan pertolongan agar bayi selamat selama berada di dalam kereta menuju Stasiun Solo Balapan," ujar Lies.
Koordinasi manajemen dan tindak lanjut
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyatakan telah berkoordinasi intensif bersama pimpinan regional untuk memberikan penghargaan kerja. Koordinasi dilakukan bersama Regional Head 6 Yogyakarta, Rizki Respati.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Rizki Respati selaku Regional Head 6 Yogyakarta untuk memberikan apresiasi kepada prami tersebut," ujar Nyoman.
Langkah cepat kru dan petugas stasiun menegaskan prosedur operasional untuk penanganan kejadian darurat di dalam perjalanan KA. Kasus ini juga menunjukkan peran aktif penumpang dan petugas dalam menjaga keselamatan selama perjalanan kereta.
Ke depan, KAI Services menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan kru perjalanan dan koordinasi antar-stasiun guna merespons insiden serupa dengan cepat dan tepat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
KA Mutiara Timur Layani 304.522 Penumpang Jan–Sep 2026
KA Mutiara Timur layani 304.522 penumpang Jan–Sep 2026, naik 22,78%; konektivitas ke Banyuwangi dan Ketapang...
ADB Gelontorkan USD650 Juta untuk Pendalaman Pasar Keuangan Indonesia
ADB setujui dukungan USD650 juta untuk memperdalam pasar modal, modernisasi keuangan digital, dan dorong pem...
OJK Targetkan Lima Bank Syariah Beraset Besar pada 2027
OJK menargetkan lima bank syariah beraset besar pada 2027 lewat konversi dan konsolidasi, dengan BSI sebagai...
Kenaikan PTKP Dinilai Angin Segar untuk Daya Beli
Ekonom FEB UI nilai kenaikan PTKP dapat menjaga daya beli dan memperkuat keadilan pajak; pembahasan lanjut d...
Grab Luncurkan Group Ride: Berbagi Ongkos hingga 50%
Grab meluncurkan fitur Group Ride sejak April 2026 untuk atur perjalanan bersama lewat satu pemesanan, denga...
Mobilitas Kereta Api Sumatra Capai 11,34 Juta Penumpang
KAI mencatat 11.342.350 pergerakan penumpang di Sumatra (Jan–Sep 2026), naik 12,02% dibandingkan 2025.