Harga Emas Antam Stabil pada 5 Juli 2026
Harga emas Antam di Logam Mulia tercatat stabil pada perdagangan akhir pekan, Minggu, 5 Juli 2026. Harga pada seluruh ukuran tidak bergerak setelah koreksi pada hari sebelumnya. Kondisi ini membuat investor kembali mencermati arah harga logam mulia.
Pergerakan harga singkat
Pada perdagangan Minggu, 5 Juli 2026, harga emas Antam untuk pecahan satu gram bertahan di Rp2.670.000. Stabilnya harga tersebut mengikuti koreksi sebesar Rp19.000 per gram yang terjadi pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Rincian harga per ukuran
Logam Mulia menyediakan emas Antam dalam berbagai pecahan untuk memenuhi kebutuhan investor dan masyarakat. Berikut daftar harga per Minggu, 5 Juli 2026:
- Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.385.000
- Harga emas Antam 1 gram: Rp2.670.000
- Harga emas Antam 2 gram: Rp5.280.000
- Harga emas Antam 3 gram: Rp7.895.000
- Harga emas Antam 5 gram: Rp13.125.000
- Harga emas Antam 10 gram: Rp26.195.000
- Harga emas Antam 25 gram: Rp65.362.000
- Harga emas Antam 50 gram: Rp130.645.000
- Harga emas Antam 100 gram: Rp261.212.000
- Harga emas Antam 250 gram: Rp652.765.000
- Harga emas Antam 500 gram: Rp1.305.320.000
- Harga emas Antam 1.000 gram: Rp2.610.600.000
Dampak bagi investor
Stabilisasi harga pada akhir pekan memberi sinyal jeda setelah koreksi harga. Investor jangka pendek kemungkinan menunggu arah selanjutnya sebelum mengambil posisi. Sementara investor jangka panjang umumnya tetap melihat logam mulia sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
Penutup
Ringkasnya, harga emas Antam di Logam Mulia tidak berubah pada Minggu, 5 Juli 2026, dengan pecahan satu gram tercatat di Rp2.670.000. Pergerakan selanjutnya akan bergantung pada sentimen pasar dan data ekonomi yang dirilis dalam beberapa hari mendatang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Public Speaking untuk UMKM: 5 Cara Perluas Peluang Bisnis
Public speaking membantu UMKM menarik pelanggan, memperluas relasi, dan mempermudah daya tawar saat mencari...
Kementan Gaspol: Gerakan Tanam Serempak 50.000 Ha untuk Swasembada
Kementan meluncurkan Gerakan Tanam Serempak 50.000 ha pada 3 Juli 2026 di 25 provinsi untuk percepat swasemb...
OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital dengan Regulasi Adaptif
OJK memperkuat ekosistem keuangan digital lewat regulasi adaptif dan Roadmap IAKD 2026-2031, dibahas dalam s...
OJK Terbitkan POJK 7/2026 untuk Penguatan Permodalan BPR
OJK mengeluarkan POJK Nomor 7 Tahun 2026 untuk memperkuat permodalan BPR, mulai berlaku 30 Juni 2026 dengan...
OJK Tuntaskan Penyidikan Dugaan Tindak Pidana di BPR DCN
OJK menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus BPR DCN ke kejaksaan, usai berkas dinyatakan lengkap. Tersa...
OJK Perkuat Literasi Pasar Modal Syariah di Universitas Gontor
OJK gelar kuliah umum di Universitas Gontor untuk tingkatkan literasi pasar modal syariah dan dorong partisi...